Jack Miller Sebut Ducati Bagai Roket, Puji Maverick Vinales
Anindhya Danartikanya | 26 Februari 2020 11:05
Bola.net - Pebalap Pramac Racing, Jack Miller, puas atas kerja kerasnya selama uji coba pramusim MotoGP Losail, Qatar, 22-24 Februari, di mana ia duduk di posisi 5 dalam daftar kombinasi catatan waktu. Kepada Speedweek, Miller mengaku mengagumi performa Ducati Desmosedici GP20.
Selama uji pramusim, baik di Sepang, Malaysia, maupun Losail, Miller kerap mengasapi para rider Ducati Team, Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci, bahkan tandemnya, Francesco Bagnaia. Atas alasan ini, ia punya harapan tinggi, apalagi ia bertekad membela tim pabrikan pada 2021.
Rider berusia 25 tahun ini pun mengaku kagum performa ban belakang baru dari Michelin dan kecepatan puncak GP20. Dari data yang dirilis oleh MotoGP.com, Miller merupakan satu-satunya pebalap yang konsisten melaju dengan kecepatan puncak lebih dari 350 km/jam.
Bandingkan Diri dengan Vinales
"Saya sudah percaya diri sejak Minggu, meski tak fantastis usai dua hari dan dua kali kecelakaan. Pada Senin, kami menjalani dua time attack dan dua simulasi balap. Saya tak puas pada percobaan pertama, karena ban depannya tak pas, jadi saya kembali ke garasi setelah 12 lap," ujarnya.
Setelahnya, Miller memasang ban depan lunak dan ban belakang medium standar, kemudian menjalani 12 tambahan. Ia lalu melakukan perbandingan dengan sang sahabat sekaligus rider Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, yang selama pramusim ini dinilai punya catatan waktu dan ritme paling menjanjikan.
"Saya tak terlalu buruk dibanding Maverick. Kecepatan saya bagus, tapi ritme balap Maverick jauh lebih impresif. Anda harus mengaguminya. Ia melaju 1 menit 54 detik di tiap lap. Kami sendiri masih punya banyak tugas. Tapi kami percaya diri menjelang balapan pertama. Saya puas karena hari terakhir uji coba berjalan sempurna," ungkapnya.
GP20 Bagaikan Roket
Miller tak malu mengakui ia masih punya kelemahan, terutama di Sektor 3 Sirkuit Losail, yakni akselerasi panjang ketika keluar dari Tikungan 10. Meski begitu, ia yakin timnya bisa memperbaikinya tepat waktu, apalagi Desmosedici GP20 sudah punya pondasi yang lebih baik dari versi pendahulunya.
"GP20 lebih baik dari GP19. Kami memperbaiki semua area. Motor kami itu roket. Top speed kami 355,2 km/jam dan saya konsisten melaju 355 km/jam di trek lurus. Motor kami jelas cepat, dan lebih bersahabat dengan rider. Tak terlalu agresif seperti dulu. Kini Anda bisa pakai tenaganya secara konsisten dan halus. Ini bagus," tutupnya.
Miller dan para rider MotoGP lainnya akan kembali bertarung di MotoGP Losail, Qatar, pada 6-8 Maret nanti. Musim lalu, Miller start keempat dan tampil meyakinkan, sebelum jok motornya terlepas pada pertengahan balap hingga harus kembali ke garasi dan gagal finis.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


