Jadi Murid Valentino Rossi Tak Halangi Pecco Bagnaia Akur dengan Marc Marquez, Justru Sering Dapat Nasihat

Anindhya Danartikanya | 3 Maret 2026 15:14
Jadi Murid Valentino Rossi Tak Halangi Pecco Bagnaia Akur dengan Marc Marquez, Justru Sering Dapat Nasihat
Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia dan Marc Marquez (c) Ducati Corse

Bola.net - Pecco Bagnaia menyatakan bahwa menjadi anak didik Valentino Rossi tak pernah menghalanginya untuk punya hubungan baik dengan Marc Marquez. Rider Ducati Lenovo Team ini bahkan senang bisa akur dengan rekan setimnya tersebut di MotoGP.

Marquez dan Rossi tadinya berteman baik, tapi berselisih sejak akhir 2015 akibat Rossi menuduh Marquez sengaja membantu Jorge Lorenzo mengalahkannya dalam perebutan gelar. Sampai kini, kedua sembilan kali juara dunia ini belum juga berbaikan.

Advertisement

Uniknya, semua anak didik Rossi yang ada di MotoGP, yakni Bagnaia, Marco Bezzecchi, Franco Morbidelli, dan Luca Marini justru punya hubungan baik dengan Marquez. Bagnaia bahkan memetik pelajaran penting sejak setim dengan Marquez pada 2025 lalu.

1 dari 2 halaman

Sering Ngobrol dengan Marc Marquez

Sering Ngobrol dengan Marc Marquez

Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia dan Marc Marquez (c) Ducati Corse

Dalam siniar The BSMT by Gianluca Gazzoli pada Senin (2/3/2026), Bagnaia bahkan salut melihat kegigihan Marquez untuk bangkit dari keterpurukan usai cedera parah pada 2020. Menurutnya, Marquez menghadirkan motivasi baginya.

"Dia adalah Marc Marquez. Dia dan Vale adalah pembalap terbaik dalam sejarah. Anda hanya bisa belajar dari orang seperti itu. Dia mengalami tahun-tahun sulit, dia ingin kembali bertarung, dan saya rasa dia bisa jadi motivasi," ujar Bagnaia.

"Ketika mereka (Ducati) bilang bahwa dia akan datang, saya bilang saya oke saja. Saya tak pernah punya masalah dengan tandem saya. Marc orang yang cerdas, dan kami punya hubungan baik sejak awal, kami sering ngobrol. Dia bahkan memberi saya nasihat," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Risiko Jadi Anggota VR46 Riders Academy

Di lain sisi, Bagnaia tahu betul posisinya tidak biasa. Sebab, sebagai anggota VR46 Riders Academy, fans Rossi juga mendukungnya, sementara haters Rossi juga membencinya. Namun, rider Italia ini senang hal-hal ini tak memengaruhi hubungannya dengan Marquez.

"Sebagai bagian dari Academy, saya membawa serta semua fans berat Vale, dan para haters-nya, yang jumlahnya lebih sedikit tetapi lebih berisik," ungkap tiga kali juara dunia ini.

"Saya juga membawa serta apa yang terjadi pada 2015, meski itu tak adil. Saya rasa, hal yang sama bisa terjadi pada Marc. Dialah yang berselisih dengan Vale, dan saya hanya bagian dari Academy," pungkas Bagnaia.

Sumber: YouTube The BSMT by Gianluca Gazzoli