Jadi Test Rider dan Komentator, Jorge Lorenzo Belum Mau Bicara Wildcard
Anindhya Danartikanya | 26 Februari 2020 15:55
Bola.net - Test rider Yamaha, Jorge Lorenzo, mengakui dirinya juga akan mendapat tugas sebagai komentator balapan MotoGP tahun ini. Meski begitu, ia masih merahasiakan broadcaster mana yang akan ia 'bela', dan mengaku via GPOne bahwa ia hanya akan melakukannya di empat seri.
Meski telah pensiun akhir musim lalu, Lorenzo masih jadi topik panas di paddock, mengingat ia secara mengejutkan kembali ke Yamaha, bukan sebagai pebalap, melainkan test rider. Ia bahkan sudah bertugas di uji coba shakedown dan pramusim di Sepang, Malaysia pada awal bulan ini.
Kini ia juga menyibukkan diri dengan berlibur keliling dunia, membeli mobil mewah, melakukan rapat bisnis, dan yang terakhir hadir dalam pembukaan toko Huawei di Barcelona, Spanyol, pada Minggu (23/2/2020), ketika rider MotoGP lainnya sedang uji coba di Losail, Qatar.
Kini Lepas dari Stres
"Dalam kehidupan yang baru ini, saya harus menemukan banyak hal. Ini sebuah kelegaan karena melepas stres, dan saya bisa melakukan banyak hal yang tadinya tak bisa saya lakukan. Saya juga beruntung bisa mengendarai motor yang saya suka tanpa harus 100%," ungkapnya.
Gosip Lorenzo berpeluang jadi komentator dan analis balap sejatinya sudah muncul sejak ia mengumumkan keputusannya pensiun pada November 2019, dan kini benar-benar terwujud. Soal jabatan test rider, ia pun akan kembali turun lintasan di Motegi, Jepang, pada April.
"Saya sedang bernegosiasi untuk jadi komentator di empat seri tahun ini. Di Motegi, saya akan kembali bertugas di uji coba. Saya akan menjalani uji coba selama beberapa hari, dan saya akan mengendarai YZR-M1 2020," ungkap lima kali juara dunia asal Spanyol ini.
Belum Mau Bicarakan Wildcard
Lorenzo juga kembali menegaskan bahwa ia dan Yamaha belum lebih jauh membicarakan peluang turun sebagai pebalap wildcard di MotoGP musim ini, meski Yamaha telah mengajukan slot wildcard di MotoGP Catalunya, Spanyol, pada Juni mendatang.
"Itu sebuah peluang, tapi kami belum membicarakannya. Yang jelas saya ingin kompetitif. Jika tidak punya peluang finis di lima besar, maka tak ada gunanya. Yamaha membuat segalanya lebih mudah karena motornya tak menuntut fisik dan bersahabat dengan pebalap," tutupnya.
Baca Juga:
MotoGP 2020 Ketat Bagai Moto2, Rossi Akui Belum Cepat untuk Menang
Andrea Dovizioso Ingin Marc Marquez Bela Tim Lain di MotoGP
Dovizioso: Ducati Masih Cepat, Tapi Yamaha Lebih Cepat Lagi!
Alex Marquez Mendadak Tak Nyaman Kendarai Honda di Qatar
Puas Hasil Uji Coba Qatar, Johann Zarco Perjelas Target di MotoGP 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







