Jawa Barat Putuskan Ganti Dua Pebalap PON
Editor Bolanet | 13 Juni 2012 21:15
Setelah melakukan evaluasi, kami mengganti dua pebalap. Salah satunya karena cedera yang dikhawatirkan tidak bisa tampil pada kemampuan terbaiknya di Riau, kata Ketua Pengda IMI Jawa Barat Oke Djundjunan di Bandung, Rabu (13/6).
Dua pebalap motor Jabar yang diganti itu adalah Asep Kancil dan Adhi Bontot dengan memasukkan pebalap lainnya, yakni Wahyu Widodo dan Okie. Asep Kancil terpaksa melepas peluangnya turun di PON karena mengalami cedera setelah mengalami kecelakaan saat balapan.
Sedangkan penggantian Adhi Bontot berdasarkan pertimbangan dan evaluasi dari beberapa balapan yang diikuti para pebalap itu. Wahyu Widodo sendiri merupakan pebalap yang juga turun di ajang PON XVII/2008 di Kaltim.
Sementara itu dua pebalap lainnya Anggi Permana dan Owie Nurhuda tetap menjadi tim inti yang akan turun di kelas bebek dan sport.
Berdasarkan hasil kejuaraan dan klub event, penampilan pebalap Jabar saat ini cukup menjanjikan, sehingga kami optimis bisa meraih minimal satu emas di ajang balap motor, kata Oke Djundjunan.
Sepanjang keikutsertaan Jabar di ajang balap motor PON, belum sekalipun berhasil mendulang emas. Pada PON XVI/2004 hanya meraih sekeping perunggu, sedangkan PON XVII/2008 meraih sekeping perak dan perunggu.
Menurut Oke, ajang PON menjadi tantangan tersendiri bagi para pebalap yang selama ini mereka turun dengan kendaraan hasil modifikasi. Namun pada ajang PON mereka akan tampil dengan kendaraan standar dan merek yang sama.
Semua kendaraan baru, satu merek dan standar. Kecepatan kendaraan memang di bawah kecepatan kendaraan di klub event. Namun di sini tantangannya, mereka dijajal untuk bisa menyiasati dan tentunya peranan mekanik menentukan dalam menetapkan setup, kata Oke.
Spesifikasi kendaraan balapan di PON semuanya standar, perubahannya hanya pada knalpot, step dan rem serta pengapian. Mekanik dilarang mengubah dengan setup apapun, mereka harus adu jeli dalam menetapkan setup mesin.
Mekanik dan kejelian pebalap akan menentukan, mereka berlaga di kendaraan standar. Pesaing masih tetap dari Yogyakarta, DKI, Jateng dan Jatim, kata Oke.
Untuk mendukung keberhasilan tim Jabar, Oke berencana memboyong atletnya untuk melihat sirkuit yang akan digunakan untuk balapan. Hal itu perlu untuk mengenal trek yang akan digunakan. Saat ini pebalap Jabar melakukan latihan di Karawang dan Tasikmalaya. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Video Highlight Kunjungan Marquez-Pedrosa di Honda Karawang
Open Play 3 Februari 2017, 14:30
-
Lorenzo Senang Fans Indonesia Dukung Pindah ke Ducati
Otomotif 2 Februari 2017, 15:00
-
Maverick Vinales Kaget Rasakan Keramahan Indonesia
Otomotif 24 Januari 2017, 10:15
-
Rossi Kembali Kunjungi Indonesia, Pertama Kali Bagi Vinales
Otomotif 23 Januari 2017, 10:30
-
Nasib Rio Haryanto di Formula 1 2017 Kian Tak Jelas
Otomotif 5 Januari 2017, 12:00
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06












