Joan Mir: Juara Bareng Suzuki Bagai Takdir, Sejarah Bagi 'Underdog'
Anindhya Danartikanya | 30 November 2020 11:35
Bola.net - Joan Mir menyatakan gelar dunianya di MotoGP 2020 bersama Suzuki adalah potongan sejarah bagi para rider dan pabrikan 'underdog' dalam kejuaraan balap motor terakbar di dunia tersebut. Fakta ini pun membuatnya sangat bangga dan bahagia. Hal tersebut ia tulis dalam blog pribadinya di situs resmi tim, Sabtu (28/11/2020).
Mir memang bukan salah satu favorit juara pada awal musim ini, mengingat 2020 baru merupakan tahun keduanya di MotoGP. Di lain sisi, Suzuki juga pabrikan MotoGP dengan biaya balap terendah kedua setelah Aprilia, dan punya struktur organisasi yang minim jika dibandingkan Honda, Yamaha, Ducati, dan KTM.
Gelar ini pun jadi gelar dunia kedua Mir sejak menjuarai Moto3 2017, dan merupakan yang ketujuh bagi Suzuki di kelas para raja, sekaligus yang pertama sejak Kenny Roberts jr di GP500 pada 2000 lalu. Mir pun menyatakan, fakta bahwa ia dan Suzuki menjuarai MotoGP 2020 sudah bagaikan suratan takdir sejak awal.
Bagaikan Ditakdirkan Juara Bersama
"Gelar ini sungguh spesial bagi saya dan tim, karena kami menggores sejarah. Gelar ini datang saat Suzuki ulang tahun ke-100, pada peringatan 60 tahun Suzuki turun di dunia balap, dan ini gelar pertama mereka dalam 20 tahun terakhir. Statistik ini sungguh impresif, bagi saya nyaris seperti takdir bisa terjadi pada saat yang tepat," tulis Mir.
Uniknya, sebelum memutuskan bergabung dengan Suzuki pada 2019, ia sempat dapat tawaran dari Repsol Honda demi jadi tandem Marc Marquez. Menurut Mir, jadi juara dengan Suzuki adalah tantangan yang lebih menarik, karena jika berhasil, maka prestasinya akan dinilai ikonik, seperti yang dilakukan Barry Sheene dan Kevin Schwantz.
"Inilah yang saya harapkan saat gabung Suzuki. Kala itu saya punya opsi lain, dan saya memikirkan pro dan kontranya. Saya memang tertarik pada Suzuki, tapi tiba-tiba saya berpikir, 'Kalau aku pergi ke Suzuki dan juara bareng mereka, pasti bakal menakjubkan, tak terlupakan, dan bersejarah!' Nyatanya, di sinilah kami, melakukan selebrasi potongan sejarah!" ujarnya.
Berhasil Tantang Tim-Tim Besar
Kini, nama Mir pun bersanding tak hanya dengan Sheene, Schwantz, dan Roberts jr, melainkan juga dengan Marco Lucchinelli dan Franco Uncini. Rider Spanyol berusia 23 tahun ini pun mengaku tak bisa percaya bisa jadi juara, namun ia yakin prestasi ini tak bisa ia raih tanpa kerja keras Suzuki.
"Ketika melihat kata 'juara dunia' saya sangat berterima kasih atas apa yang telah dilakukan Suzuki untuk saya. Tak ada cara yang baik dalam mengungkapkan rasa terima kasih saya kepada orang-orang yang telah mendukung saya ke puncak dunia," ungkap rider kelahiran Palma de Mallorca ini.
"Melihat wajah saya di antara semua juara dunia Suzuki adalah hal magis dan saya merasa sangat terhormat dan bangga. Suzuki Ecstar kini bagian dari sejarah, sejarah bagi pabrikan 'underdog' yang datang ke MotoGP demi menantang tim-tim terbesar, dan akhirnya... MENANG!" pungkas Mir.
Sumber: Suzuki Blog
Video: Aron Canet Lolos dari Maut Saat Terjatuh di Moto2 Portugal 2020
Baca Juga:
Reaksi Para Pembalap F1 Usai Saksikan Kecelakaan Horor Romain Grosjean
Romain Grosjean Sebut Halo Selamatkan Nyawanya dalam Insiden F1 GP Bahrain
Klasemen Sementara Formula 1 2020 Usai Seri Bahrain
Hasil Balap Formula 1 GP Bahrain: Romain Grosjean Kecelakaan, Lewis Hamilton Menang
Foto-Foto TKP Kecelakaan Hebat Romain Grosjean di F1 GP Bahrain
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




