Joan Mir: Tolak Honda demi Suzuki Adalah Keputusan Berani
Anindhya Danartikanya | 29 November 2020 20:00
Bola.net - Juara dunia MotoGP 2020, Joan Mir, mengaku kagum pada dirinya sendiri karena berani menolak tawaran bergabung dengan Repsol Honda untuk diturunkan sebagai pengganti Dani Pedrosa pada 2019. Kepada Cycle World, Rabu (18/11/2020), Mir menyatakan bahwa pilihannya membela Suzuki jauh lebih tepat.
Mir yang merupakan juara dunia Moto3 2017, membela EG 0,0 Marc VDS di Moto2 2018. Kala itu, meski tak meraih satu pun kemenangan, Mir tampil sangat kompetitif, meraup empat podium. Pada saat yang sama, Pedrosa memilih pensiun, dan Mir jadi incaran utama Honda untuk dijadikan tandem baru Marc Marquez.
Rider Spanyol ini bahkan sempat mencapai kesepakatan prakontrak dengan pabrikan Sayap Tunggal. Namun, ketika Suzuki memutuskan melepas Andrea Iannone, Mir banting setir meninggalkan Honda dan lebih memilih membela Tim Biru. Kini, gelar dunia MotoGP 2020 yang ia genggam pun menjadi bukti keputusannya itu tepat.
Kaget Jadi Juara pada Tahun Kedua di MotoGP
"Di Suzuki, saya menemukan keluarga dan kelompok orang yang sangat termotivasi. Mereka menginginkan yang terbaik bagi saya dan bagi pabrikan. Saya percaya pada proyek ini. Saya cukup berani menolak tawaran Honda untuk bertandem dengan sang juara dunia bertahan, demi membela Suzuki," ujar Mir.
Rider berusia 23 tahun ini pun menyatakan, menjadi juara dunia di kelas para raja memang menjadi target utamanya. Namun, ia tak menyangka bahwa harapannya ini langsung terwujud pada tahun keduanya turun di kategori tersebut, apalagi jika mengingat persaingan tahun ini jauh lebih ketat daripada sebelum-sebelumnya.
"Saya ingin tumbuh dewasa dan berevolusi dengan motor kami. Target saya adalah menjadi juara dunia bersama. Tapi saya tak mengira target ini tercapai pada tahun kedua saya di MotoGP. Segalanya berjalan sempurna dan spesial, apalagi kami juara saat Suzuki ulang tahun ke-100," ungkap rider kelahiran Palma de Mallorca ini.
Ingin Tukar Motor dengan Kevin Schwantz
Mir pun menjadi rider Suzuki pertama yang sukses menjadi juara dunia di kelas tertinggi sejak Kenny Roberts jr pada 2000 lalu. Namun, Mir mengaku lebih merasa terhormat karena ia mengikuti jejak ikon Suzuki yang juga juara dunia GP500 pada 1993, Kevin Schwantz, yang sejak awal telah memberinya banyak dukungan dan nasihat.
"Saya merasa lebih dekat dengan Kevin meski saya belum lahir saat ia jadi juara dunia. Jika kami bertemu lagi, saya akan ajak ia makan malam untuk bertanya bagaimana rasanya naik motor Suzuki 500cc. Ia menawari saya untuk mengendarai motornya, bakal menyenangkan jika kami tukar motor!" pungkas Mir.
Sumber: Cycle World
Video: Miguel Oliveira Menangi MotoGP Portugal 2020
Baca Juga:
Johann Zarco Lagi-Lagi Jadi 'Raja Kecelakaan' di MotoGP 2020
Sky Racing VR46 Jelaskan Rumitnya Boyong Luca Marini ke MotoGP
Ducati Tak Sabar Kerja Bareng 3 Debutan MotoGP 2021
Brad Binder Kaget Jadi Debutan Terbaik, Alex Marquez Angkat Topi
Repsol Honda: Pemulihan Marc Marquez Lebih Lamban dari Ekspektasi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18










