Johann Zarco Resmi Dijatuhi Hukuman Start dari Pitlane di MotoGP Styria
Anindhya Danartikanya | 21 Agustus 2020 16:17
Bola.net - FIM MotoGP Stewards resmi mengumumkan penjatuhan hukuman berupa start balapan dari pitlane untuk rider Esponsorama Racing, Johann Zarco, akibat kecelakaan hebat yang ia alami bersama Franco Morbidelli di Red Bull Ring dalam MotoGP Austria, Minggu (16/8/2020) lalu.
Pada Lap 9 dalam balapan itu, Morbidelli dan Zarco tengah memperebutkan posisi 8, namun keduanya bertabrakan di Tikungan 2. Keduanya terjatuh keras ke tanah, dan motor mereka hancur lebur, hingga balapan harus dihentikan sementara. Akibat kecelakaan ini, Zarco mengalami retak tulang scaphoid pada pergelangan tangan kanan.
Namun, pemandangan paling mengerikan adalah ketika motor YZR-M1 milik Morbidelli dan motor Desmosedici GP19 milik Zarco yang hancur nyaris mengenai Maverock Vinales dan Valentino Rossi, yang kala itu berada di depan mereka dan tengah membelok ke Tikungan 3 yang tajam dan menanjak ke kanan.
Absen dari FP1 dan FP2

Zarco telah menjalani operasi scaphoid di Modena, Italia, pada Rabu (19/8/2020), dan kembali ke Red Bull Ring pada Kamis (20/8/2020) untuk menjalani tes medis dan sidang dengan FIM MotoGP Stewards demi menjelaskan sudut pandangnya soal insiden dengan Morbidelli.
Zarco dinyatakan tak cukup bugar karena menurut regulasi medis MotoGP, seorang rider cedera baru boleh menjalani tes medis 48 jam setelah operasi. Meski memutuskan absen dari sesi FP1 dan FP2, ia tetap bertekad turun di MotoGP Styria di trek yang sama akhir pekan ini dan akan kembali menjalani tes medis pada Sabtu (22/8/2020).
Pada akhir sesi FP1 pada Jumat (21/8/2020), FIM MotoGP Stewards menghukum Zarco dengan start dari pitlane pada balapan selanjutnya. Berikut pernyataan FIM MotoGP Stewards lewat MotoGP.com.
Pernyataan Resmi FIM MotoGP Stewards
"Usai insiden dalam balapan MotoGP di GP Austria melibatkan Johann Zarco (Esponsorama Racing) dan Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) yang menyebabkan bendera merah, FIM MotoGP Stewards Panel menggelar sidang pada Kamis, 20 Agustus, dengan kedua rider yang terlibat.
"Setelah evaluasi, dinyatakan adanya bukti cara berkendara yang tak bertanggung jawab dari Johann Zarco, yang menghasilkan sebuah penalti. Rider Prancis ini akan menjalani start balapan MotoGP selanjutnya dari pitlane."
Jika dinyatakan bugar untuk balapan, maka Zarco akan start dari pitlane di MotoGP Styria. Tapi jika dinyatakan tak bugar dan harus absen, ia harus menjalankan hukuman ini di MotoGP San Marino, yang digelar di Sirkuit Misano pada 13 September.
Video: Kegembiraan Brad Binder Usai Menangi MotoGP Ceko
Baca Juga:
Video: Perubahan Tikungan 3 Red Bull Ring Usai Kecelakaan Morbidelli-Zarco
Hasil FP1 Moto3 Styria: Celestino Vietti Bekuk Albert Arenas
Para Rider MotoGP Kompak Sebut Kinerja FIM Stewards Buruk
Valentino Rossi Tegaskan Tikungan 3 Austria Jadi Topik Utama Rapat Safety Commission
Morbidelli Minta Maaf Sebut Zarco 'Setengah Pembunuh', Tetap Tuntut Hukuman
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18










