Johann Zarco Tak Menyesal Tolak Tawaran Repsol Honda
Anindhya Danartikanya | 14 Agustus 2019 14:30
Bola.net - Usai mengalami berbagai kesulitan bersama Red Bull KTM Factory Racing di MotoGP musim ini, Johann Zarco mengaku tetap tak menyesal telah menolak tawaran dari Repsol Honda untuk bertandem dengan Marc Marquez. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan L'equipe.
Zarco diketahui resmi akan berpisah dengan KTM pada akhir musim nanti, usai menjalani delapan bulan yang buruk dan kerja sama yang tak membuahkan hasil manis. Kontrak yang seharusnya baru habis pada akhir 2020 itu pun harus diputus lebih awal dari rencana.
Pebalap Prancis ini pun mengaku belum terlalu memikirkan nasibnya musim depan. Meski ingin bertahan di MotoGP, ia menyadari bahwa nyaris semua pintu tim telah tertutup. Lagi pula, ia tak pernah punya rencana cadangan.
Tak Punya Rencana Cadangan
"Semua bakal lebih mudah jika saya punya rencana cadangan. Tapi bekerja dengan KTM, berarti saya tak bisa menemukan kontrak di tempat lain. Saya tak punya manajer, dan saya tak punya waktu. Mungkin saya kelewat berperilaku jujur di dunia ini," ungkapnya seperti yang dikutip Motosan.
Zarco juga menyatakan bahwa pertemuannya dengan para petinggi KTM untuk membicarakan pemutusan kontrak didasari oleh kejujuran karena kesulitan menjinakkan RC16, bukan karena ia ingin pindah ke tim atau pabrikan lain.
"Terlalu dini membicarakan masa depan. Pembicaraan saya dengan KTM pun penuh kejujuran dan ketulusan. Mereka memaklumi reaksi saya dan menghormati keputusan saya, meski mereka terkejut. Tapi mereka paham bahwa saya tak bisa membuat mereka kesulitan," ujarnya.
Jadi, apakah Zarco menyesal lebih memilih KTM ketimbang Repsol Honda? Rider 29 tahun ini pun punya jawaban tersendiri.
Terima Keputusan yang Sudah Dipilih
Zarco memang diketahui menjalani dua musim debutnya di MotoGP dengan performa yang garang bersama Monster Yamaha Tech 3. Performa inilah yang membuatnya dilirik oleh Repsol Honda dan Red Bull KTM.
Meski begitu, ia akhirnya memilih KTM dengan dalih bahwa siapa pun yang bertandem dengan Marc Marquez di Repsol Honda takkan pernah bisa menjadi rider nomor satu di tim tersebut.
"Ini keputusan yang sama ambil bersama eks manajer saya. Ini ada di masa lalu, jadi tak ada gunanya disesali. Ini adalah pilihan yang saya terima. Saya hanya berharap bisa membebaskan diri dari situasi buruk ini," pungkasnya.
Sumber: L'equipe/Motosan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








