Johann Zarco Tinggalkan KTM Usai Renungan Panjang
Anindhya Danartikanya | 14 Agustus 2019 13:05
Bola.net - Pebalap Red Bull KTM Factory Racing, Johann Zarco, mengonfirmasi bahwa dirinyalah yang meminta kontraknya dengan KTM di MotoGP diputus lebih awal pada akhir musim nanti. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan media Prancis, L'equipe.
Zarco, yang membela KTM sejak akhir musim lalu, diketahui kesulitan beradaptasi dengan RC16. Pebalap 29 tahun ini mengaku sempat menyemangati diri sendiri dalam situasi sulit pada awal musim, namun ia yakin harus mengambil tindakan usai tak ada kemajuan.
"Sejak awal musim saya selalu berkata, 'Situasinya akan membaik dalam balapan berikutnya, kami akan dapat solusi.' Tapi kini, usai menjalani setengah musim, saya harus ambil keputusan," ungkap juara dunia Moto2 2015 dan 2016 tersebut.
Keputusan Usai Renungan Panjang
Zarco pun mengaku bahwa ia lah yang meminta pertemuan mendadak dengan Direktur Motorsport KTM, Pit Beirer, dan Manajer Tim Red Bull KTM Factory Racing, Mike Leitner pada Sabtu (10/8/2019) di Red Bull Ring, Austria.
Dalam pertemuan itu, Zarco benar-benar sedih saat meminta kontraknya diputus demi kebaikan dua belah pihak. Beirer bahkan menyebut ia sampai menangis. Zarco pun merasa sangat lega ketika kepergiannya direstui CEO KTM, Stefan Pierer.
"Memang benar saya yang meminta pertemuan itu pada Sabtu siang, usai renungan yang panjang. Kami sudah bekerja maksimal selama delapan bulan namun tak ada kemajuan, jadi situasi ini sulit. Saya sangat sedih tak bisa mengendarai motor kami," ujarnya seperti yang dilansir Motosan.
Sedih Tiap Kali Turun dari Motor
Zarco juga mengaku rasa sedihnya benar-benar tak tertahankan setiap kali gagal tampil kompetitif musim ini. Atas alasan ini, ia memutuskan untuk hengkang dari KTM.
"Balap motor adalah ambisi saya dan saya sangat sedih tak bisa tampil baik. Setiap kali turun dari motor, rasa sedih saya sungguh tak tertahankan. Inilah alasan saya memutuskan menempuh jalan lain karena saya tak mau berkendara seperti ini," tutupnya.
Pada 11 seri pertama musim ini, Zarco baru sekali finis di posisi 10, yakni di Catalunya, Spanyol, pada Juni lalu. Saat ini ia duduk di peringkat 17 pada klasemen pebalap MotoGP dengan koleksi 22 poin.
Sumber: L'equipe/Motosan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








