Jorge Lorenzo: Hati Saya Akan Selalu Jadi Ducatista
Anindhya Danartikanya | 14 Agustus 2018 12:41
- Pembalap Ducati Corse, Jorge Lorenzo menyebut bahwa MotoGP Austria akhir pekan lalu merupakan salah satu pekan balap terbaiknya, mengingat ia sukses merebut kemenangan usai bertarung wheel-to-wheel dengan rider Repsol Honda, Marc Marquez. Hal ini ia sampaikan kepada GPOne.
Kemenangan ini juga merupakan kemenangannya yang ketiga di atas Desmosedici, dan Lorenzo merasa bahwa semua kerja kerasnya selama dua tahun belakangan benar-benar terbayar lunas, meski peluangnya meraih gelar tahun ini cukup tipis dan tahun depan ia akan berpindah tim.
Entah apakah ketegangan balapan itu telah mengurangi beberapa tahun hidup saya, tapi yang jelas mengurangi beberapa bulan. Tapi semua sepadan. Kemenangan itu merupakan salah satu yang terbaik dalam karir saya, setara dengan kemenangan pertama saya bersama Ducati di Mugello. Sama-sama spesial, ungkapnya.
Ducatista Sejati

Por Fuera tak memungkiri masa-masa di Ducati merupakan momen tersulit dalam karirnya, namun ia yakin kemenangan adalah bukti ia telah berhasil melewati tantangan berat. Hal tersulit bagi seorang olahragawan adalah mengubah diri dan belajar hal-hal berbeda. Bersama Ducati, saya nyaris wajib melakukannya, dan pada akhirnya saya berhasil, tuturnya.
Lorenzo, yang sejak awal merasa mendapat banyak dukungan dari petinggi, pekerja dan penggemar Ducati, mengaku bahwa Ducati akan selalu menjadi bagian dari dirinya. Kerja sama ini akan saya ingat sebagai yang terkuat, dua tahun ambisius dengan banyak momen naik turun. Bagian dari hati saya akan selalu menjadi Ducatista, ujar lima kali juara dunia ini.
Pindah ke Honda

Pernyataan di atas disampaikan Lorenzo menyusul fakta bahwa dirinya akan pindah ke Repsol Honda musim depan, bertandem dengan Marquez. Ia pun mengaku tak gentar bertandem dengan rider 25 tahun tersebut. Pada 2019 nanti, Marc akan punya keunggulan dari saya dalam perihal pengalaman, seperti Andrea Dovizioso pada 2017, pungkasnya. (gpo/dhy)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bahagianya Marc Marquez Akhirnya Latihan Pakai Ducati Panigale V2 Usai Cedera Bahu
Otomotif 9 Januari 2026, 11:23
LATEST UPDATE
-
Prediksi PSG vs Paris FC 13 Januari 2026
Liga Eropa Lain 12 Januari 2026, 03:10
-
Skor Barcelona vs Real Madrid: Serunya El Clasico, Babak Pertama Berakhir 2-2
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 03:00
-
Hasil Thailand U-23 vs Irak U-23: Skor 1-1, Gol Menit 85 Selamatkan Gajah Perang!
Asia 12 Januari 2026, 02:51
-
Prediksi Juventus vs Cremonese 13 Januari 2026
Liga Italia 12 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Liverpool vs Barnsley 13 Januari 2026
Liga Inggris 12 Januari 2026, 02:45
-
Hasil Bayern vs Wolfsburg: Luis Diaz dan Olise Bersinar, Die Roten Pesta 8 Gol!
Bundesliga 12 Januari 2026, 02:29
-
Hasil Monchengladbach vs Augsburg: Kevin Diks Cetak Gol, Tuan Rumah Pesta 4-0
Bundesliga 12 Januari 2026, 02:08
-
Hasil Man Utd vs Brighton: Welbeck Cetak Gol Lagi, MU Tersingkir dari Piala FA
Liga Inggris 12 Januari 2026, 01:56
-
Tempat Menonton Barcelona vs Real Madrid di Final Piala Super Spanyol 2026
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 01:46
-
Nonton Live Streaming Barcelona vs Real Madrid di Final Piala Super Spanyol 2026
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 01:36
-
Jadwal Siaran Langsung Final Piala Super Spanyol 2026: Barcelona vs Real Madrid
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 01:31
-
Man of the Match Portsmouth vs Arsenal: Gabriel Martinelli
Liga Inggris 11 Januari 2026, 23:35
-
Man of the Match Fiorentina vs Milan: Dodo
Liga Italia 11 Januari 2026, 23:24
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52





