Jorge Lorenzo: Saya dan Valentino Rossi Harus Berjauhan agar Bisa Akur
Anindhya Danartikanya | 5 Januari 2022 10:25
Bola.net - Eks pembalap MotoGP sekaligus lima kali juara dunia, Jorge Lorenzo, mengakui bahwa hubungannya dengan Valentino Rossi memang buruk saat masih bertandem di tim pabrikan Yamaha. Namun, lewat Motosan, Jumat (31/12/2021), Lorenzo menegaskan selalu ada rasa hormat di antara mereka.
Rossi dan Lorenzo bertandem pada 2008-2010 dan 2013-2016. Kehadiran Lorenzo kala itu membuat Rossi marah pada Yamaha, karena merasa sebagai rider nomor satu di tim itu. Tembok pembatas garasi bahkan dipasang di garasi, karena keduanya tak ingin bekerja sama, apalagi mereka pakai pabrikan ban berbeda.
Mereka pun kerap menjalani duel-duel yang sangat menarik dan menegangkan. Salah satu yang paling dikenang sampai saat ini adalah duel mereka di MotoGP Catalunya 2009, ketika Rossi mengalahkan Lorenzo tepat di tikungan terakhir usai berkali-kali saling salip dalam tiga lap menuju finis.
Dua Ayam Jago di Kandang yang Sama

Meski begitu, Lorenzo mensinyalir bahwa ia dan Rossi memang tak pernah berpura-pura. Keduanya tahu mereka sama-sama merupakan pembalap tangguh, dan hal ini membuat mereka saling menghormati. Tapi Lorenzo juga tak memungkiri, ada kalanya mereka harus berdebat soal sesuatu karena merasa paling benar.
"Selalu ada rasa hormat yang tinggi di antara kedua belah pihak, karena kami sama-sama tahu bahwa kami sama-sama rider yang sangat baik. Namun, memang tak selalu ada sikap profesional atau atmosfer yang menyenangkan. Di Yamaha, kami ini dua ayam jago di kandang yang sama," tuturnya.
Uniknya, hubungan Rossi dan Lorenzo justru jadi sangat baik tiap kali tak setim. Contohnya saat Rossi pindah ke Ducati pada 2011 dan 2012 dan Lorenzo pindah ke Ducati pada 2017 dan 2018. Keduanya selalu saling puji ketika sama-sama tampil apik, bahkan tak malu-malu saling bergurau di hadapan publik.
Kini Tak Perlu Rebutan Lagi

Pada awal 2020, Rossi juga yang mendorong Yamaha untuk menjadikan Lorenzo sebagai test rider, mengingat Por Fuera sampai kini masih dianggap sebagai pawang terbaik YZR-M1. Kini, keduanya juga sudah sama-sama pensiun, dan semakin menunjukkan keakraban.
Salah satu buktinya adalah ketika Rossi mengundang Lorenzo untuk ikut balapan dalam La 100km dei Campioni di Motor Ranch pada Desember lalu. "Semakin kami berjauhan, semakin baik untuk kami. Ketika salah satu dari kami pindah ke Ducati, atmosfer hubungan kami jadi lebih baik," kisah Lorenzo.
"Kini kami juga sama-sama pensiun, segalanya jadi sangat berbeda. Kami tak lagi harus memperebutkan apa pun. Saat saya berkunjung ke The Ranch, ia memberikan beberapa detail agar saya berkendara senyaman mungkin. Saya pun sangat berterima kasih atas itu semua," pungkas pria berusia 34 tahun asal Spanyol ini.
Sumber: Motosan
Baca Juga:
Ponsel Hilang di Gurun, Penyebab Danilo Petrucci Gagal Penuhi Stage 2 Reli Dakar 2022
Lorenzo: Marquez Bisa Tambah Gelar, Tapi Takkan Samai Karisma Rossi
Raul Fernandez Masih Belum Bisa Percaya Akhirnya Naik Kelas ke MotoGP
Jack Miller: Casey Stoner Itu Legenda, Jangan Bandingkan Saya Dengannya
Kecelakaan Motor, Pria Italia Sadar dari Koma usai 'Dibangunkan' Marco Simoncelli
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







