'Jorge Lorenzo vs Valentino Rossi Itu Rivalitas Tingkat Tinggi'
Anindhya Danartikanya | 18 Desember 2019 14:05
Bola.net - Manajer Tim Suzuki Ecstar yang juga mantan Manajer Tim Yamaha Factory Racing, Davide Brivio, menyebut rivalitas antara Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi sebagai rivalitas tingkat tinggi. Hal ini ia sampaikan via Crash.net usai Lorenzo mengumumkan keputusan pensiun dari MotoGP.
Brivio, yang membawa Rossi ke Yamaha pada 2004, menyaksikan sendiri persaingan mereka sejak Lorenzo dibawa Lin Jarvis (Managing Director Yamaha) masuk pada 2008. Mereka kerap cekcok baik di dalam dan luar trek, hingga Yamaha membangun tembok pembatas di garasi.
Tak hanya itu, Yamaha bahkan menyediakan dua manajer tim untuk kru mereka, yakni Brivio untuk tim Rossi, sementara Daniele Romagnoli untuk Lorenzo. Meski jarang berinteraksi dengan Lorenzo, Brivio mengaku sangat salut pada kegigihan dan talenta sang lima kali juara dunia.
Tak Pernah Ulang Kesalahan
"Saya tak banyak bekerja dengannya, kami ada di tim yang sama, tapi tim kami lebih tepat disebut musuh ketimbang rekan setim! Punya Vale sebagai tandem itu tak mudah, karena konfrontasinya benar-benar di level tertinggi!" tutur Brivio, yang hengkang dari Yamaha pada akhir 2010.
Brivio pun mengaku salut pada kemauan keras Lorenzo untuk belajar dan memperbaiki kesalahan usai kalah dalam sebuah balapan. Menurutnya, ini adalah keunggulan Lorenzo yang sangat impresif dan faktor penting yang membantunya sukses merebut tiga gelar dunia MotoGP.
"Yang saya lihat dari balapan dan dari bertahun-tahun belakangan adalah, Jorge selalu mampu belajar, karena dalam beberapa momen yang sangat sulit, ia mungkin kalah dalam pertarungan, tapi ia takkan kalah dua kali dengan cara yang sama," ungkap pria asal Italia ini.
Perkenalkan Banyak Hal Baru
"Jorge sangat tangguh dalam momen sulit, selalu belajar dan memperbaiki diri. Jadi ia layak mendapatkan semua prestasi yang ia dapat. Sangat disayangkan ia memutuskan pensiun, tapi kami harus menghormati keputusannya karena ia telah mengerahkan segalanya," lanjut Brivio.
Brivio juga takjub pada cara Lorenzo memenangi balapan, mengingat ia kerap 'melarikan diri' dari para rivalnya selepas start dan menciptakan margin yang mustahil dikejar pada lap pertama. Menurutnya, Lorenzo lah pelopor dari strategi yang kini banyak ditiru rider lain tersebut.
"Jorge telah memperkenalkan begitu banyak hal baru dalam olahraga ini, dan ia mendorong semua orang untuk mencapai levelnya. Jadi saya rasa ia telah memberikan kontribusi besar. Ia adalah orang yang tangguh dan ada banyak hal yang bisa dipelajari darinya," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Pembalap WorldSPB 2026
Otomotif 31 Mei 2026, 18:37
-
Hasil Race 2 WorldSPB Aragon 2026: Xavi Artigas Kalahkan Carter Thompson
Otomotif 31 Mei 2026, 18:33
-
Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Italia di Mugello
Otomotif 31 Mei 2026, 18:03
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juni 2026, 18:55
-
Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini
Piala Dunia 4 Juni 2026, 18:52
-
Daftar Lengkap Skuad 48 Negara di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juni 2026, 18:40
-
Jude Bellingham ke Liverpool? Legenda The Reds Beri Isyarat Menarik
Liga Inggris 4 Juni 2026, 18:29
-
Ketika 'Godzilla' Mengancam Serang Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juni 2026, 17:53
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47










