'Jorge Martin Punya Segala Skill untuk Juarai MotoGP'
Anindhya Danartikanya | 10 Desember 2021 14:20
Bola.net - Mantan Manajer Tim Pramac Racing yang kini hijrah ke Red Bull KTM Factory Racing, Francesco Guidotti, menyebut Jorge Martin punya segala kemampuan untuk menjuarai MotoGP suatu saat nanti. Hal ini ia sampaikan kepada Speedweek pada Kamis (9/12/2021), ketika ia diminta menilai kiprah Pramac tahun ini.
Guidotti sudah 10 tahun memimpin tim milik CEO Pramac, Paolo Campinoti, itu. Di bawah kepemimpinannya, tim ini menjadi skuad junior Ducati yang mumpuni, dan tiap rider yang ia bimbing mampu setidaknya meraih satu podium. Namun, Martin merupakan rider yang mempersembahkan kemenangan perdana bagi Pramac.
Martin memang menggebrak sejak Seri Qatar, saat ia start ke-14 lalu merangsek ke posisi 4, meski akhirnya finis ke-15. Sepekan berikutnya di Seri Doha, ia malah meraih pole, memimpin selama 18 lap dan akhirnya finis ketiga, meraih podium pertamanya. Sayang, ia jatuh di Portimao, mengalami delapan patah tulang.
Martin Sempat Bikin Guidotti Enggan Pindah ke KTM
"Musim ini, kita lihat di level mana seorang debutan seperti Jorge bisa berkendara. Anda tak melihat performa macam ini dari seorang debutan setiap tahun. Sayangnya, Jorge jatuh di FP1 Portugal. Usai delapan patah tulang dan tiga operasi, ia harus absen empat balapan. Saat kembali, ia juga tak 100% bugar," kisah Guidotti.
Martin kembali berlaga di Catalunya, namun terseok-seok sebelum tiba di Red Bull Ring untuk menjalani Seri Styria dan Austria. Dalam dua seri ini, ia meraih pole beruntun, menang di balapan pertama, dan finis ketiga pada balapan kedua. Ia kembali meraih pole di Valencia, dan finis kedua. Hasil ini pun melampaui target yang dipatok Pramac.
"Pada rehat musim panas, ia dapat kans untuk kembali sehat. Setelahnya, ia kembali balapan pada Agustus, menunjukkan potensinya di Styria, di mana ia meraih kemenangan MotoGP pertamanya. Sejak itu, ia menunjukkan balapan-balapan yang kuat. Ini jelas musim yang menakjubkan. Ini bikin saya sulit untuk pergi setelah sepuluh tahun!" ujar Guidotti sambil tertawa.
Tak Segan pada Para Rival

Guidotti juga mengacungkan jempol untuk mentalitas tangguh yang ditunjukkan Martin meski berstatus debutan. Pasalnya, rider Spanyol berusia 23 tahun itu tak pernah segan melawan para seniornya, sekalipun sang delapan kali juara dunia, Marc Marquez. Menuruti Guidotti, meski gaya balapnya agresif, Martin masih tahu batas.
"Dari sudut pandang sportivitas, Jorge memang tak menunjukkan rasa segan. Namun, gaya balap dan perilakunya selalu adil. Ia agresif, namun tak mengganggu rivalnya. Selain itu, ia tak punya rasa segan karena ia merasa setara dengan para pembalap lainnya. Jorge punya semua kemampuan untuk jadi juara dunia," ujarnya.
"Ia masih debutan, jadi kami legawa menerima empat gagal finisnya. Toh ketika ia jatuh, ia selalu ada di posisi lima besar. Jadi, ia mengambil risiko. Sebagai debutan, ia memang harus mencari limit performanya. Kadang Anda menemukannya dengan cara terjatuh. Itulah alasan kami tak mengeluh soal kecelakaannya," pungkas Guidotti.
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
Max Biaggi: Valentino Rossi Tak Punya Banyak Kelemahan
Selalu Lebih Garang Pakai Motor Besar, Remy Gardner Tekad Teruskan Tradisi di MotoGP
Makin Serius Geluti Balap Mobil, Valentino Rossi Jajal Mobil Audi GT3 di Valencia
Verstappen-Hamilton Rebutan Gelar F1 di Abu Dhabi, Siapa yang Dijagokan Para Rival?
Verstappen-Hamilton Tak Cemas Saling Tabrak di Formula 1 GP Abu Dhabi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
LATEST UPDATE
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

