Jorge Martin Soal Kans Ducati Pilih Marc Marquez: Hidup Memang Nggak Adil, Tapi...
Anindhya Danartikanya | 17 Mei 2024 14:35
Bola.net - Pembalap Prima Pramac Racing, Jorge Martin, menegaskan Ducati Lenovo Team adalah skuad yang menjadi opsi utamanya di MotoGP 2025. Namun, ia mengaku, jika tak mendapatkan kans itu dan justru kalah dari Marc Marquez, maka ia akan legawa karena sudah optimal membuktikan diri.
Sejak akhir 2022, Martin sudah jadi kandidat pembalap tim pabrikan Ducati. Namun, ia kalah dari Enea Bastianini yang mengakhiri musim di peringkat 3. Pada akhir 2023, ia dapat kesempatan lagi, tetapi dengan syarat harus jadi juara dunia. Sayang, ia sekadar jadi runner up, sehingga harus bertahan di Pramac.
Kini, kans membela Ducati Lenovo Team lebih terbuka lebar, karena ia sedang memimpin klasemen pembalap. Namun, Martin lagi-lagi harus berebut kursi itu dengan Bastianini, begitu juga dengan Marc Marquez. Pasalnya, kedua rider ini juga mampu tampil baik dalam lima seri perdana musim ini.
Ingin Segera Fokus pada Kompetisi

Ducati diperkirakan akan mengambil keputusan di Mugello, Italia, pada 31 Mei-2 Juni 2024 mendatang. Lewat gelar wicara 'El Larguero' di Cedena SER pada Kamis (16/5/2024), Martin mengaku ingin semua diskusi ini cepat diselesaikan sehingga ia bisa lebih fokus berkompetisi tanpa harus memikirkan hal-hal di luar trek.
"Saya tak tahu kapan Ducati akan ambil keputusan. Ini adalah hal yang dipikirkan manajer saya. Namun, saya tahu keputusan akan segera diambil, karena kami tak bisa terus-terusan menanti yang tak pasti. Kami ingin segera menyelesaikannya, sehingga saya bisa balapan dengan pikiran yang lebih jernih," ujarnya.
"Dengan begitu, saya tak harus memikirkan apakah mereka menghargai saya atau tidak. Saya harap ini berakhir seperti yang saya mau, yakni mengenakan seragam merah dan meraih kemenangan. Namun, tak seorang pun tahu apa yang akan terjadi," lanjut juara dunia Moto3 2018 ini.
Dari Pramac ke Lenovo Bakal Jadi Siklus Sempurna

Dalam wawancara yang sama, Martin juga ditanya apa yang akan ia rasakan andai Ducati akhirnya lebih memilih Marquez sebagai tandem Pecco Bagnaia. Menurut Martin, wajar-wajar saja jika Ducati memilih delapan kali juara dunia. Yang terpenting, sejauh ini ia sudah membuktikan bahwa ia memang merupakan rider Ducati terbaik.
"Hidup memang tidak adil, itu jelas. Namun, saya tak merasa ini soal adil atau tidak. Ini soal apa yang sudah saya buktikan, mengikuti jalan yang ada di Ducati. Siklusnya bakal sempurna usai menang di Pramac lalu naik ke tim pabrikan. Namun, keputusan tidak ada di tangan saya," pungkas Martin.
Saat ini, Martin ada di puncak klasemen pembalap dengan koleksi 129 poin. Bagnaia ada di belakangnya dengan ketertinggalan 39 poin. Sementara itu, Marquez dan Bastianini masing-masing duduk di peringkat ketiga dan keempat, sama-sama mengoleksi 89 poin.
Sumber: El Larguero/Cedena SER
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alex Marquez Dirumorkan Kunjungi Markas KTM di Austria, Jadi Collab di MotoGP 2027?
Otomotif 16 Februari 2026, 09:47
LATEST UPDATE
-
Curhat! James Trafford Tak Menyangka Hanya Jadi Pelapis Donnarumma di Manchester City
Liga Inggris 16 Februari 2026, 14:46
-
Tren Negatif Dortmund vs Wakil Italia, Efektivitas Atalanta vs Wakil Jerman
Liga Champions 16 Februari 2026, 14:36
-
Monaco vs PSG: Rivalitas Domestik yang Berpindah ke Panggung Kontinental
Liga Champions 16 Februari 2026, 14:24
-
Reijnders Peringatkan Arsenal: Manchester City Masih Mengejar!
Liga Inggris 16 Februari 2026, 14:16
-
Konsistensi Benfica, Tradisi Real Madrid
Liga Champions 16 Februari 2026, 14:15
-
Kekuatan Galatasaray di Kandang, Statistik Juventus di Fase Gugur
Liga Champions 16 Februari 2026, 13:43
-
Saat Ini, Szoboszlai Termasuk Salah Satu Pemain Terbaik Dunia!
Liga Inggris 16 Februari 2026, 13:43
-
Kalah dari Gresik Phonska Plus, Bandung BJB Tandamata Gantung Asa ke Seri Bogor Proliga 2026
Voli 16 Februari 2026, 13:36
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 18-19 Februari 2026
Liga Champions 16 Februari 2026, 13:30
-
Gokil! Feyenoord Buat Pemusatan Latihan Darurat Demi Raheem Sterling
Liga Eropa Lain 16 Februari 2026, 13:13
-
Kemenangan Krusial di Bojonegoro Antar Surabaya Samator ke Final Four Proliga 2026
Voli 16 Februari 2026, 13:11
-
Atletico Kalah Telak dari Rayo Vallecano: Oblak Murka, Simeone Beda Pandangan
Liga Spanyol 16 Februari 2026, 12:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00




