Jorge Martin: Sudah Juarai Moto3, Kini Saatnya Kuasai MotoGP
Anindhya Danartikanya | 2 Februari 2021 15:55
Bola.net - Pembalap Pramac Racing, Jorge Martin, menyatakan, mengingat dirinya sudah pernah mengecap gelar dunia Moto3 2018 dan nyaris merebut gelar dunia Moto2 2020, tak ada alasan baginya untuk tak ikut memperebutkan gelar dunia MotoGP suatu saat nanti. Hal ini ia nyatakan kepada Marca, Senin (1/2/2021).
Sejak menjalani debut Moto3 pada 2015 lalu, Martin memang disebut-sebut sebagai rider muda kuat yang berpotensi jadi bintang masa depan MotoGP. Performanya yang garang dan gaya balapnya yang agresif membuatnya jadi sorotan, terutama pada 2017 dan 2018 saat ia membela Gresini Honda.
Pada 2018, ia akhirnya merebut gelar dunia dengan 11 pole, 10 podium, dan 7 kemenangan. Prestasi ini membuatnya digaet oleh tim 'bertangan dingin', Red Bull KTM Ajo, untuk diturunkan di Moto2 pada 2019. Martin pun menyatakan prestasinya di Moto3 melampaui ekspektasi, namun ini bukan berarti ia harus berhenti bermimpi.
Bisa Juarai Moto2 Juga Andai Tak Positif Covid-19
"Impian saya terwujud secara bertahap. Impian pertama saya adalah turun di kejuaraan dunia. Setelahnya, saya naik podium, kemenangan, dan gelar dunia pertama. Di Moto3, saya sukses mewujudkan semua impian itu," ungkap pembalap berusia 23 tahun ini.
KTM Ajo pun tak perlu menunggu lama melihat kegarangan Martin di Moto2. Pada musim debutnya langsung tampil kompetitif, bahkan ikut memperebutkan gelar musim lalu. Sayangnya, ia sempat absen dua balapan akibat terinfeksi Covid-19, dan mengalami beberapa masalah teknis saat kembali.
"Saya salah satu kandidat juara Moto2, karena saya salah satu pembalap terkuat. Andai tak terinfeksi Covid-19, jelas saya bisa ikut memperebutkan gelar. Jadi juara adalah hal yang saya impikan sejak kecil. Kini sudah terwujud sekali, dan jelas impian saya selanjutnya adalah merebut gelar dunia MotoGP," ujarnya.
Impian Jadi Juara MotoGP Kian Dekati Kenyataan
Martinator pun meyakini impiannya jadi juara dunia MotoGP kian mendekati kenyataan, apalagi ia bernaung di bawah bendera Ducati, salah satu pabrikan terkuat dalam beberapa tahun terakhir. Ia pun merasa bersyukur mendapatkan kans emas ini, jika melihat banyaknya rider yang lebih senior tak punya kesempatan serupa.
"Saat ini, impian itu kian dekat, karena saya sudah di MotoGP dan hanya sedikit orang yang dapat kesempatan ini. Kita lihat banyak rider yang terjebak di Moto2 selama bertahun-tahun. Saya salah satu yang bisa naik kelas, dan ini penting. Merebut gelar dunia akan jadi hal paling sulit, tapi itu adalah target hidup saya dan semoga saya bisa meraihnya," pungkasnya.
Martin akan menjalani debutnya bersama Pramac Racing di atas Ducati Desmosedici GP20 dalam uji coba shakedown di Losail, Qatar, pada 5 Maret, dilanjutkan dua uji coba pramusim di trek yang sama pada 6-7 dan 10-12 Maret mendatang.
Sumber: Marca
Video: Gaya Nyeleneh Valentino Rossi di MotoGP
Baca Juga:
Petik Banyak Pelajaran, Alex Rins Ingin Marc Marquez Kembali Balapan
Alex Rins: Saya Rider Pertama yang Ingin Gulingkan Joan Mir dari Tahtanya
Jack Miller Kerap Dapat Tips dari Casey Stoner Lewat Instagram
Danilo Petrucci Ungkap Sikap 'Congkak' Ducati, Sarankan Perbaiki Perilaku
Valentino Rossi dan VR46 Riders Academy Gelar Latihan Tertutup di Portimao
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



