Kehilangan 25 Poin, Mesin Lorenzo Pun Berkurang
Editor Bolanet | 4 Juli 2012 20:00
- Setelah harus keluar dari balapan di lap pertama MotoGP Belanda akhir pekan lalu, Jorge Lorenzo ternyata tidak hanya kehilangan keunggulan 25 poin. Namun ia juga kehilangan hal yang lebih berharga, yakni salah satu dari enam mesin Yamaha miliknya musim ini.
Dalam aturan MotoGP tahun ini, seorang pebalap motor prototipe memang hanya diperbolehkan memakai enam mesin sepanjang musim. Sedangkan pebalap CRT diperbolehkan memakai 12 mesin.
Jika sebuah tim memutuskan untuk menambah satu mesin, maka pebalap yang bersangkutan harus menjalani start dari pitlane di sirkuit penggantian mesin dilakukan.
Setelah bertabrakan dengan Alvaro Bautista di tikungan pertama, asap tebal berwarna putih memang keluar motor Lorenzo. Hal tersebut pun mengindikasi adanya kerusakan pada mesin yang ternyata baru dipakai sejauh 100 mil (160 km) itu.
Kini Lorenzo hanya memiliki dua mesin lama dan tiga mesin baru untuk menghadapi 11 seri tersisa di musim ini. Kepada wartawan, ia pun mengaku bahwa ada kemungkinan dirinya akan start dari pitlane saat menjalani balapan terakhir musim ini.
Juara dunia tahun 2010 itu dikabarkan sempat menyarankan pengawas balap untuk memberikan 'keringanan' berupa satu mesin tambahan karena menurutnya kecelakaan itu bukanlah salahnya.
Namun 'keringanan' seperti itu tidak tertera dalam aturan MotoGP, jadi Lorenzo dan tim Yamaha Factory Racing harus ekstra hati-hati dalam menjaga 'keselamatan' mesin dan motor mereka. (sp/kny)
Dalam aturan MotoGP tahun ini, seorang pebalap motor prototipe memang hanya diperbolehkan memakai enam mesin sepanjang musim. Sedangkan pebalap CRT diperbolehkan memakai 12 mesin.
Jika sebuah tim memutuskan untuk menambah satu mesin, maka pebalap yang bersangkutan harus menjalani start dari pitlane di sirkuit penggantian mesin dilakukan.
Setelah bertabrakan dengan Alvaro Bautista di tikungan pertama, asap tebal berwarna putih memang keluar motor Lorenzo. Hal tersebut pun mengindikasi adanya kerusakan pada mesin yang ternyata baru dipakai sejauh 100 mil (160 km) itu.
Kini Lorenzo hanya memiliki dua mesin lama dan tiga mesin baru untuk menghadapi 11 seri tersisa di musim ini. Kepada wartawan, ia pun mengaku bahwa ada kemungkinan dirinya akan start dari pitlane saat menjalani balapan terakhir musim ini.
Juara dunia tahun 2010 itu dikabarkan sempat menyarankan pengawas balap untuk memberikan 'keringanan' berupa satu mesin tambahan karena menurutnya kecelakaan itu bukanlah salahnya.
Namun 'keringanan' seperti itu tidak tertera dalam aturan MotoGP, jadi Lorenzo dan tim Yamaha Factory Racing harus ekstra hati-hati dalam menjaga 'keselamatan' mesin dan motor mereka. (sp/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Bisakah Neymar Main di Laga Brasil vs Maroko? Begini Kata Carlo Ancelotti
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:55
-
Kapan Brasil vs Maroko Main, Jam Berapa?
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:10
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:01
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belanda vs Jepang 15 Juni 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:00
-
Hasil Race 1 WorldWCR Emilia Romagna 2026: Maria Herrera Bekuk Beatriz Neila
Otomotif 13 Juni 2026, 17:37
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28
















