Kerja Bareng Stefan Bradl, Repsol Honda Justru Makin Hargai Marc Marquez
Anindhya Danartikanya | 25 Januari 2021 16:30
Bola.net - Crew chief Marc Marquez, Santi Hernandez, menyatakan selama sang delapan kali juara dunia absen di MotoGP, krunya di Repsol Honda makin menghargai segala hal yang sudah mereka raih bersama. Lewat podcast Por Orejas, Minggu (24/1/2021), Hernandez mengaku hal ini terjadi usai mereka bekerja dengan Stefan Bradl.
Selama Marquez absen akibat cedera patah lengan, krunya memang bekerja dengan Bradl, test rider Honda yang ditunjuk sebagai pengganti sementara. Alhasil, kru ini harus mengubah mentalitas kerja, menerima kenyataan mereka tak bisa memperebutkan kemenangan di tiap balapan, dan sekadar berusaha meraih poin.
"Akhir musim lalu, kami sangat bangga atas apa yang kami lakukan sebagai tim. Saat sadar Marc tak segera kembali, kami mengubah pola pikir. Target kami adalah meraih poin. Secara pribadi, saya banyak belajar soal apa yang saya miliki. Saya sadar saya beruntung bisa bekerja dengan rider terbaik," ujar Hernandez seperti yang dikutip Motorsport Espana.
Petik Pelajaran Berarti

Hernandez sendiri telah bekerja dengan Marquez sejak Moto2 2011 dan bersama-sama meraih tujuh gelar dunia. Kemenangan pun jadi makanan 'sehari-hari' bagi mereka. Namun, begitu bekerja dengan Bradl, Hernandez jadi menyadari bahwa target kebanyakan pembalap dan tim MotoGP hanyalah masuk 10 besar.
Pria Spanyol ini jadi sadar tak banyak teknisi dan mekanik yang seberuntung dirinya, yang digandengkan dengan rider sehebat Marquez. "Bekerja dengan Marc dan kemudian dengan Stefan bikin saya sadar, bahwa bagi kebanyakan penghuni grid, target mereka di tiap pekan bukanlah meraih kemenangan, melainkan meraih poin," tuturnya.
"Saya bekerja dengan Marc sejak 2011, dan target kami selama bertahun-tahun hanyalah menang. Ini bikin Anda berpikir bahwa menang adalah hal yang normal, padahal sebenarnya tidak normal di MotoGP. Hasil baik adalah masuk 10 besar. Jadi, apa yang terjadi bikin saya lebih menghargai apa yang saya punya di samping Marc," lanjut Hernandez.
Siapapun Ridernya, Kerja Keras Wajib Hukumnya

Hernandez juga menyatakan krunya memetik motivasi baru dalam masa-masa mereka bekerja dengan Bradl. Bagi mereka, siapapun pembalap yang mereka naungi, kerja keras tetap harus dilakukan. Salah satu contohnya adalah saat motor Bradl rusak berat usai kecelakaan dalam sesi pemanasan (WUP) di Seri Portimao, Portugal.
"Hal paling indah yang terjadi pada kami adalah tiap kru menemukan motivasi. Di Portimao, Stefan kecelakaan di sesi pemanasan dan menghancurkan motor kami. Saya tak pernah lihat motor sehancur itu, padahal kami sering lihat motor Marc yang rusak. Bahkan bos kami, Takeo (Direktur Teknis HRC), memahami situasi kami," kisah Hernandez.
"Ia bilang, jika tak ada waktu untuk memperbaikinya, ia akan menangani situasi. Tapi para mekanik bekerja keras memperbaikinya, dan akhirnya malah punya waktu minum kopi. Padahal lebih mudah jika tak melakukan apa pun, toh itu balapan terakhir dan bos kami santai. Tapi kru kami ambil risiko memperbaikinya dan ini membuktikan kerja keras kami," tutupnya.
Sumber: Por Orejas, Motorsport Espana
Video: Ikut Jejak Ayah, Mick Schumacher Turun di Formula 1 2021
Baca Juga:
Joe Roberts dan Cameron Beaubier, Harapan Besar Amerika Serikat di Ranah MotoGP
Belum Mau ke MotoGP, Aki Ajo Tanggung Jawab Kembangkan Rider Muda untuk KTM
Vakum dari MotoGP, Andrea Dovizioso Galau Bakal Kangen Trek-Trek Spesial
Valentino Rossi: Moto2 'Sekolah' Hebat, Lulusannya Langsung Garang di MotoGP
Andrea Dovizioso: Suka Masa Bodoh, Jack Miller Rider yang Tepat untuk Ducati
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Minggu 9 Agustus 2026
Otomotif 9 Agustus 2026, 07:50
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



