'Keunggulan 16 Poin Marc Marquez Tak Berarti Apa-Apa'
Anindhya Danartikanya | 4 Oktober 2017 14:15
Bola.net - - Keunggulan 16 poin yang dimiliki rider Repsol Honda, Marc Marquez atas rider Ducati Corse, Andrea Dovizioso di klasemen pembalap tidaklah berarti apa-apa, demikianlah pendapat adik kandung Marquez yang turun di Moto2 bersama Estrella Galicia 0,0 Marc VDS, Alex Marquez.
Dengan empat seri tersisa dan persaingan yang disebut-sebut sebagai yang terketat dalam sejarah MotoGP, Marquez diyakini Alex takkan mudah mempertahankan gelarnya tahun ini. Meski berpendapat kakaknya kuat di sirkuit mana pun dalam kondisi cuaca apapun, Alex yakin Dovizioso dan Ducati bakal sulit ditaklukkan.
Keunggulan 16 poin tak berarti apa-apa. Marc harus terus mempertahankan momentum, karena jika ia gagal meraih poin, maka ia akan kembali berada di belakang Dovi. Bagusnya Marc kuat di segala kondisi. Saya harap Marc mengunci gelar sebelum musim berakhir, tapi karena persaingan musim ini sangat ketat, sepertinya memang juara akan ditentukan di Valencia, ujar Alex kepada AS.
Dalam sesi wawancara ini, juara dunia Moto3 2014 ini juga masih menaruh harap untuk naik ke MotoGP, serta melawan kakaknya secara wheel-to-wheel. Meski begitu, rider berusia 21 tahun tersebut ingin meraih gelar dunia di Moto2 terlebih dahulu sebelum benar-benar turun di kelas para raja.
Entah kapan saya bisa ke MotoGP, tentu saya ingin, begitu pula untuk bertarung dengan Marc. Saya kini fokus saja pada MotoGP. Saya punya impian, dan impian saya adalah merebut gelar dunia di kategori ini. Ketika saya punya kesempatan untuk naik ke MotoGP, saya akan memanfaatkannya, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





