Kompak Tepis Isu Perselisihan, Pecco Bagnaia Sama Sekali Tak Kaget Bisa Akur dengan Marc Marquez

Anindhya Danartikanya | 23 Januari 2026 15:10
Kompak Tepis Isu Perselisihan, Pecco Bagnaia Sama Sekali Tak Kaget Bisa Akur dengan Marc Marquez
Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia dan Marc Marquez (c) Ducati Corse

Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia, mengaku sama sekali tidak kaget bisa punya hubungan baik dengan sang tandem, Marc Marquez, di MotoGP. Hubungan ini justru berkebalikan dengan prediksi banyak orang sebelum mereka ditandemkan.

Bagnaia dan Marquez tadinya diperkirakan berselisih ketika ditandemkan. Sebab, Bagnaia merupakan tiga kali juara dunia, sekaligus anak didik Valentino Rossi, yang merupakan musuh bebuyutan Marquez sejak peristiwa 'Sepang Clash' pada 2015.

Advertisement

Namun, sejak setim pada awal 2025, kedua rider ini justru akur, sama sekali tak pernah cekcok meski beberapa kali berduel sengit di trek. Marquez bahkan tak segan memberi saran usai mendengarkan curhatan Bagnaia soal keterpurukannya.

Hal itu terjadi ketika mereka berada di dalam mobil di sela Seri Catalunya 2025, usai Bagnaia merasa kesulitan tampil garang di atas Desmosedici GP25, yakni motor yang justru membuat Marquez tampil sangat dominan dan merebut gelar dunia.

1 dari 2 halaman

Pecco Bagnaia Sempat Curhat ke Marc Marquez

Pecco Bagnaia Sempat Curhat ke Marc Marquez

Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia dan Marc Marquez (c) Ducati Corse

"Sungguh luar biasa aneh melihat betapa cepatnya aku tahun lalu (2024) dan betapa lambannya aku sekarang (2025). Aku makin kehilangan kepercayaan diri," curhat Bagnaia kepada Marquez kala itu.

Marquez pun menanggapi. "Kau harus tiba di sirkuit dan melakukan reset. Misano bisa bagus untukmu. Kau lihat saja nanti. Lakukan selangkah demi selangkah, semua akan menjadi lebih baik," ucapnya.

Momen tersebut diingatkan kembali kepada Bagnaia oleh Sky Sport Italia pada Senin (19/1/2025), ketika Ducati Lenovo Team meluncurkan skuadnya. Bagnaia mengaku tidak heran bisa memiliki hubungan baik dengan sang sembilan kali juara dunia.

2 dari 2 halaman

Terima Kritik yang Membangun

"Saya tidak kaget melihat kami punya hubungan yang sangat baik, karena saya tahu dia (Marquez) cerdas, punya banyak pengalaman, dewasa, dan semua itu membuat perbedaan," ungkap Bagnaia.

Rider Italia ini juga menanggapi banjir kritik dari banyak pihak soal performanya yang loyo tahun lalu. Ia mengaku lebih senang dapat saran seperti yang diberikan Marquez. "Tergantung dari siapa kritik itu datang. 90% di antaranya tidak penting," ungkapnya.

"Ketika kritik bersifat membangun, maka sudah sepatutnya kita mendengarkannya dan menerimanya. Namun, ketika kritik itu tidak berguna, tidak ada gunanya mempertimbangkannya," pungkas pembalap berusia 29 tahun ini.

Sumber: Sky Sport Italia

LATEST UPDATE