Kontroversi Romano Fenati di Misano, Bikin Heboh Paddock MotoGP
Anindhya Danartikanya | 10 September 2018 09:40
- Aksi membahayakan yang dilakukan Romano Fenati kepada Stefano Manzi di Moto2 San Marino pada Minggu (9/9) seolah menutupi kemeriahan kemenangan Moto3, Moto2 dan MotoGP yang seluruhnya diraih oleh para rider tuan rumah.
Fenati, yang membela Marinelli Snipers Team, diketahui meraih dan mencengkeram rem motor milik Manzi (Forward Racing) di Tikungan 7 Misano World Circuit Marco Simoncelli, usai keduanya dua kali bersenggolan. Manzi sempat goyah, namun beruntung dirinya kembali meraih keseimbangan dan tak terjatuh.
Akibat ulahnya ini, Fenati segera mendapatkan bendera hitam dan didiskualifikasi. Usai balap, aksinya ini kembali dievaluasi oleh FIM Stewards dan dinyatakan mendapat larangan dua kali balap, yang berarti dirinya takkan turun di MotorLand Aragon, Spanyol dan Buriram, Thailand.
Manzi, yang kemudian terjatuh dan gagal finis atas kesalahannya sendiri, mendapatkan hukuman mundur enam posisi start. Hukuman ini dijatuhkan kepada anggota VR46 Riders Academy tersebut usai dinilai berkendara dengan cara yang tak bertanggung jawab atas senggolannya dengan Fenati.
Pendapat Dovizioso-Marquez
Para rider MotoGP pun dimintai pendapat soal insiden Fenati ini, mengingat para rider di kelas tertinggi juga merupakan anggota Safety Commission dan mengutamakan tingkat keselamatan pembalap di lintasan.
Rider Ducati Corse, Andrea Dovizioso pun menyatakan, Melihat aksinya (Fenati), tentu wajar bila ia mendapatkan bendera hitam. Tapi kami harus melihat apa yang dilakukan Manzi sebelum itu, mungkin ia juga melakukan kesalahan. Tapi tetap saja, bagaimana pun Anda tak boleh melakukan hal itu.
Rider Repsol Honda pun menyatakan hal serupa. Race Direction lah yang harus memutuskan situasinya. Mereka harus menjatuhkan penalti agar rider lain juga takkan melakukannya, karena jika Anda menjatuhkan hukuman yang berat, maka rider akan tahu ia takkan boleh balapan, ungkapnya.
Rider LCR Honda, Cal Crutchlow bahkan memberikan tanggapan yang jauh lebih frontal.
Crutchlow Tuntut Hukuman Lebih Berat

Saya rasa mereka (Dovizioso dan Marquez) kelewat diplomatis. Menurut saya, Fenati harusnya tak boleh balapan lagi selamanya. Ia harus kembali ke garasinya dan timnya harus mendepaknya sekarang juga, ungkap rider asal Inggris ini.
Anda tak bisa melakukan hal ini pada rider lain. Kami sudah cukup meletakkan nyawa kami dalam risiko. Jelas mungkin awalnya ada kontak, tapi kan balap motor selalu ada kontak. Beginilah dunia balap. Mencengkeram rem rider lain di trek lurus... jelas ia layak didepak segera, pungkas Crutchlow.
Bukan Yang Pertama Kali
Ini bukan pertama kalinya Fenati berulah. Ia sempat mengalami percekcokan dengan Niklas Ajo salam sesi pemanasan Moto3 Argentina pada 2015 lalu. Keduanya bersenggolan, dan Fenati menendang Ajo saat keduanya melaju bersisian.
Usai sesi berakhir, keduanya kembali bertemu di lintasan saat menjalani latihan start. Fenati pun secara mengejutkan mematikan mesin Ajo hingga rider Finlandia tersebut tak bisa kembali ke pit. Kala itu, Race Direction menjatuhkan hukuman start terbuncit oleh Fenati.
Masih di tahun yang sama, Fenati juga didepak oleh Sky Racing VR46 dan VR46 Riders Academy, usai ketahuan cekcok dengan sang crew chief dan nyaris bertengkar secara fisik. Valentino Rossi selaku pimpinan tim pun segera mengambil keputusan untuk memutuskan kontrak dengan Fenati terhitung sejak Seri Austria. (cn/dhy)
Baca Juga:
Klasemen Sementara MotoGP 2018 Usai Seri Misano
Hasil Balap MotoGP Misano 2018: Lorenzo-Miller Jatuh, Dovizioso Menang
Klasemen Sementara Moto2 2018 Usai Seri Misano
Hasil Balap Moto2 Misano 2018: Bagnaia Dominasi Seri Kandang
Klasemen Sementara Moto3 2018 Usai Seri Misano
Hasil Balap Moto3 Misano 2018: Dalla Porta Rebut Kemenangan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Gabriel Martinelli Pergi, Mikel Arteta Tetap Puas dengan Opsi Serangan Arsenal
Liga Inggris 5 September 2026, 00:20
-
Link Live Streaming Betis vs Madrid, 5 September 2026
Liga Spanyol 4 September 2026, 23:45
-
Link Live Streaming Ipswich vs Liverpool, 5 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 23:10
-
Xabi Alonso Minta Chelsea Move On dari Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 22:35
-
Michael Carrick Yakin Joshua Zirkzee Masih Penting untuk Manchester United
Liga Inggris 4 September 2026, 22:00
-
Jude Bellingham Makin Bersinar di Sistem Jose Mourinho: Lebih Bebas dan Lebih Berbahaya
Liga Spanyol 4 September 2026, 21:25
-
Hasil BRI Super League: Bali United Bungkam PSS Sleman, Dua Gol Dianulir
Bola Indonesia 4 September 2026, 21:19
-
Chelsea Siapkan 100 Juta Euro untuk Pengganti Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 20:50
-
Alasan Manchester United Tak Merekrut Mamadou Sangare meski Sempat Memantaunya
Liga Inggris 4 September 2026, 20:15
-
Barcelona Punya Alasan Khusus Pilih Gabriel Jesus Setelah Gagal Datangkan Julian Alvarez
Liga Spanyol 4 September 2026, 19:40
-
Bintang Chelsea Mulai Cemas karena Xabi Alonso, Siap Pergi Januari
Liga Inggris 4 September 2026, 19:05
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51









