KTM Beber Alasan Turunkan Iker Lecuona di MotoGP 2020
Anindhya Danartikanya | 7 November 2019 10:10
Bola.net - Nama Iker Lecuona mendadak menjadi topik panas pembicaraan paddock MotoGP di sela pekan balap Phillip Island, Australia. Bagaimana tidak? Baru meraih dua podium dalam tiga tahun berkarier di Moto2, rider berusia 19 tahun tersebut tahu-tahu diturunkan di MotoGP 2020 bersama Red Bull KTM Tech 3.
Keputusan KTM ini pun menimbulkan pro dan kontra dari berbagai pihak. Tak sedikit orang meyakini bahwa langkah ini sangat berisiko, namun di sisi lain, banyak juga yang yakin bahwa ini langkah yang baik untuk KTM dan Lecuona, seperti halnya Yamaha yang mulai musim ini menaungi Fabio Quartararo.
Meski Lecuona baru meraih dua podium, American Racing KTM melihat adanya talenta hebat dari rider Spanyol itu, terutama dari gaya balapnya. Apalagi tahun ini Lecuona berkali-kali mengancam persaingan di papan atas. Hal ini dinyatakan sang crew chief, Mathieu Grodecoeur, via Motorsport Magazine, Rabu (6/11/2019).
Punya Gaya Balap Agresif

"Iker berkendara dengan ban belakang, tak peduli apa yang terjadi dengan ban depan. Ia kuat karena tak peduli chatter ban depan. Saat kami periksa data Phillip Island, ban depannya selip di tikungan terakhir pada setiap lap, tapi ia tak peduli, karena hanya berkendara dengan ban belakang. Ia punya kebiasaan telat mengerem dan tak cemas soal ban depan," ujar Grodecoeur.
Hal ini pun diyakini terjadi karena Lecuona baru turun di ajang road race pada tiga tahun terakhir, dan sebelumnya merupakan pebalap supermoto, disiplin balap yang sangat mengandalkan ban belakang. Apalagi Lecuona juga merupakan juara Supermoto Nasional Spanyol.
"Gaya balapnya sangat agresif, ia sangat bergantung pada motornya, dan membuat motornya berbelok sendiri, dan bekerja keras dengan posisi tubuhnya. Saya tak berekspektasi ia akan konsisten pada tahun pertamanya di MotoGP, tapi saya rasa ia akan menunjukkan beberapa hasil impresif suatu saat nanti," lanjut Grodecoeur.
Langsung Cocok Kendarai KTM di Moto2

Lecuona pertama kali turun di Moto2 2016 dengan Interwetten, menggantikan Dominique Aegerter yang cedera pada pertengahan musim. Ia dapat kontrak penuh dari tim yang sama pada 2017, tapi absen dari beberapa seri pertama karena cedera bahu dan punggung. Ia pun mulai mencuri perhatian dengan naik podium di Valencia 2018 dan Thailand 2019.
"Sejak hari pertama bekerja sama, saya percaya Iker punya talenta yang sangat besar. Jelas pengalamannya di ajang road race masih sedikit, tapi talenta mentahnya sungguh luar biasa. Jelas motor MotoGP KTM punya DNA spesial, jadi mereka butuh rider yang cocok dengan DNA itu, dan saya yakin ia bakal cocok," ungkap Grodecoeur.
"Saat ia pindah dari Kalex ke KTM pada akhir 2017, Iker merasa sejak lap pertama bahwa motor ini tercipta untuknya, karena ia bisa sangat agresif dan melakukan apa pun yang ia mau. Dengan Kalex, Anda harus lebih sensitif dengan ban depan, dan ia tak terlalu suka," lanjutnya.
Pilihan Masuk Akal bagi KTM
Grodecoeur juga yakin Lecuona akan memberikan angin segar bagi pengembangan KTM RC16 di MotoGP. Menurutnya, perpaduan antara Pol Espargaro, Brad Binder, Miguel Oliveira, dan Iker Lecuona, hanya akan mempercepat perkembangan motor tersebut dan membuat motor itu bersahabat dengan berbagai gaya balap.
"Line-up KTM 2019 sungguh masuk akal, karena mereka punya berbagai rider. Ada rider yang sangat berpengalaman seperti Pol, punya rider dengan satu tahun pengalaman seperti Miguel, punya pemenang balapan Moto2 seperti Brad, dan mereka punya rider super seperti Iker, yang akan memberikan hal-hal baru, karena ia tak pernah mengendarai motor macam ini," tutup Grodecoeur.
Sebelum diumumkan bakal membela Red Bull KTM Tech 3 di MotoGP 2020, Lecuona sejatinya telah sempat diumumkan bakal membela Red Bull KTM Ajo di Moto2, bertandem dengan juara dunia Moto3 2018, Jorge Martin. Lecuona pun akan menggantikan posisi Hafizh Syahrin, yang kembali ke Moto2 bersama Angel Nieto Team.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dani Pedrosa Pensiun Jadi Wildcard di MotoGP, Merasa Waktunya Sudah Lewat
Otomotif 21 April 2026, 11:16
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Arema FC 24 April 2026
Bola Indonesia 23 April 2026, 18:17
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs PSBS Biak 24 April 2026
Bola Indonesia 23 April 2026, 18:12
-
Nonton Live Streaming BRI Super League: Malut United vs Persebaya Surabaya
Bola Indonesia 23 April 2026, 18:01
-
Hasil PSM vs Persik: Juku Eja Menjauh dari Zona Degradasi
Bola Indonesia 23 April 2026, 17:35
-
Pergerakan Liverpool Dekati Randal Kolo Muani Bikin Juventus Agak Panik
Liga Italia 23 April 2026, 17:00
-
Revolusi Lini Tengah MU: Dimulai dari Transfer Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 23 April 2026, 16:42
-
Popsivo Polwan Kunci Peringkat Tiga Proliga 2026 Usai Tumbangkan Electric PLN
Voli 23 April 2026, 16:29
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37










