'Lepas Zarco, Yamaha Lakukan Kesalahan Besar'
Anindhya Danartikanya | 20 Maret 2019 12:55
Bola.net - - Kepala mekanik Johann Zarco, Marcus Eschenbacher menyatakan bahwa kepergian Zarco dari Yamaha akhir tahun lalu merupakan keuntungan bagi KTM. Dalam wawancaranya bersama Speedweek, Eschenbacher bahkan blak-blakan menyebut Yamaha telah melakukan kesalahan besar dengan membiarkan Zarco hengkang.
Zarco menjalani debut MotoGP pada 2017 bersama Monster Yamaha Tech 3. Meski sekadar mengendarai motor YZR-M1 yang ala kadarnya, ia kerap mempersulit laju rider-rider pabrikan, termasuk Valentino Rossi dan Maverick Vinales. Anehnya, performa gemilang ini tak meluluhkan hati Yamaha untuk memberi Zarco motor pabrikan untuk 2019.
Atas hal ini, Zarco pun memutuskan pindah ke Red Bull KTM Factory Racing, membantu pengembangan RC16. Eschenbacher, yang juga baru saja pindah dari Aprilia Racing untuk mendampingi Aleix Espargaro, menyatakan bahwa Zarco punya kualitas yang sangat baik sebagai pebalap.
"Saya lihat Yamaha telah melakukan kesalahan besar dengan membiarkan Johann pergi. Jujur saja, ini karena ia pebalap dengan gaya berkendara yang mulus dan punya presisi yang baik. Saya rasa Yamaha telah kehilangan rider yang sangat hebat. Saya harus katakan itu," ujar Eschenbacher.
KTM Coba Pahami Zarco

Pria asal Jerman ini tak memungkiri bahwa adaptasi Zarco dari Yamaha ke KTM tak berjalan mudah, apalagi RC16 masih dalam tahap awal pengembangan. Meski begitu, ia menegaskan bahwa KTM benar-benar mendengarkan masukan rider Prancis tersebut, dan berupaya keras menyediakan motor yang menjanjikan untuk Zarco.
"Jelas Johann datang dari tim yang motornya didesain berbeda. Kami pun harus memahaminya, dan memastikan ia punya feeling yang ia butuhkan demi berkendara dengan baik. Komentarnya sangat tepat dan ia suka melakukan analisa. Ia sangat bertalenta. Ia juga ngotot demi memberi kami feedback yang baik. Sungguh menyenangkan bekerja dengannya," ungkap Eschenbacher.
Kagum Pemahaman Teknis Zarco
Saat masih membela Tech 3, Zarco sempat mengaku tak ingin terlalu terlibat dalam hal-hal teknis, melainkan sekadar ingin memberikan feedback kepada timnya dan membiarkan kepala mekaniknya bekerja. Eschenbacher menyatakan kebiasaan ini ia bawa ke KTM, namun Zarco juga sangat baik dalam mengarahkan timnya.
"Johann punya pemahaman teknis yang sangat baik, sebaik yang seharusnya. Ia memang meminta kami melakukan analisa, tapi kadang kami justru duduk bersama dan memeriksa semua data, lalu ia menunjukkan area di mana ia merasakan sesuai. Ia sungguh baik soal hal-hal teknis," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
-
Pembalap Aprilia Bantah Ada Rapat Bahas Team Order untuk Jorge Martin: Hanya Minum Kopi
Otomotif 22 Oktober 2026, 23:46
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






