Lorenzo Berniat Datangi Race Direction Soal Iannone
Editor Bolanet | 8 Juni 2016 12:15
Akibat insiden ini, Iannone dijatuhi hukuman start terbuncit di MotoGP Belanda, setelah dijatuhi hukuman mundur tiga posisi start di Austin, Texas akibat melakukan kesalahan yang sama kepada Andrea Dovizioso di Argentina. Menurut Lorenzo, hukuman ini terlalu 'lembek' bagi pebalap agresif seperti Iannone.
Saya takkan mengajukan banding, tapi akan bicara dengan Mike dan Safety Commission soal ini, karena kadang kami hanya tahu sesuatu harus diubah ketika hal yang dicemaskan benar-benar terjadi. Kita lihat saja nanti apakah kami bisa melakukan sesuatu, karena harus ada yang diubah untuk menghindari risiko macam ini, ujarnya kepada Motorsport.
Menurut Lorenzo, hukuman larangan balap lebih cocok dijatuhkan, dengan begitu pebalap bisa belajar dari kesalahan dan mengubah gaya balapnya. Hal ini diyakini Lorenzo efektif karena ia sendiri pernah mendapat hukuman larangan balap saat masih turun di GP250 2005 silam.
Saat berusia 17-18, saya yakin saya bukan pebalap berisiko, karena tak ada pebalap yang mau menerima cap macam itu. Tapi jika saya tak mendapatkan hukuman itu, saya tak akan berubah. Cepat atau lambat saya pasti akan melakukan kesalahan yang sama, ujarnya.
Por Fuera pun tak yakin hukuman start terbuncit akan membuat Iannone kapok. Entah apakah hukuman itu cukup agar Andrea paham ia harus mengubah sesuatu. Jika Anda berkendara dengan cara itu ketika bertarung dengan pebalap lain, dan jika Anda tak mengubah gaya balap, cepat atau lambat pasti kesalahan akan terjadi, tutupnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










