Lorenzo ke Honda, Ducati Pede Makin Harmonis
Anindhya Danartikanya | 11 Januari 2019 12:00
Bola.net - - CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali mengaku sangat menyesali kepergian Jorge Lorenzo ke Repsol Honda musim ini. Meski begitu, ia yakin timnya akan memiliki suasana kerja yang lebih harmonis dalam menghadapi MotoGP 2019. Hal ini disampaikan Domenicali lewat GPOne di sela acara 'Ducati for Education' di Bologna, Italia, Kamis (10/1).
Lorenzo yang bergabung dengan Ducati pada awal 2017, memang sempat puasa kemenangan selama 1,5 musim, sebelum akhirnya menang di Mugello, Italia dan meraih dua kemenangan tambahan di Catalunya dan Austria. Meski begitu, hasil baik ini datang terlambat, yakni justru terwujud setelah ia dan Ducati memutuskan berpisah.
"Tentu saya menyesali kepergian Jorge. Saat kami memulai petualangan dengannya, ekspektasi semua pihak adalah meraih hasil yang lebih baik. Ducati menginginkannya dan ia menginginkannya pula. Kadang semua bisa bekerja dengan cepat, tapi pada kasus kami adaptasinya butuh waktu lebih lama dari dugaan," ujar Domenicali.
Harmoni Tim Bakal berbeda

Meski begitu, pria asal Italia ini ogah berlarut-larut dalam kekecewaan, apalagi 2019 sudah ada di hadapan mata. Kini Domenicali fokus menyemangati timnya, di mana Andrea Dovizioso akan bertandem dengan Danilo Petrucci. Ia yakin kedua rider yang juga dikenal sebagai sahabat ini bakal punya hubungan kerja sama yang lebih harmonis.
"Tentu perpisahan dengan Jorge adalah sebuah penyesalan. Tapi kini kami harus menatap masa depan dengan komposisi rider yang baru. Pertama, mungkin harmoninya akan berbeda. Saya yakin ada rasa hormat lebih tinggi di antara Dovi dan Danilo. Mereka ingin bekerja sama, jadi mereka punya potensi yang tidak dimiliki pada 2018," ungkap Domenicali.
Tak Baik Kebanyakan Cekcok
Domenicali pun mengaku bahwa cekcok di antara dua pebalap yang sama kuat merupakan hal yang wajar terjadi dalam sebuah tim, namun ia menyatakan bahwa cekcok di antara Dovizioso dan Lorenzo musim lalu sudah melebihi batas. Hal inilah yang ia yakini takkan terjadi pada Dovizioso dan Petrucci.
"Jorge dan Dovi terlalu banyak cekcok. Saya paham ini bagian dari pertunjukan, tapi tahun lalu mungkin lebih sering dari yang saya mau. Saya rasa Danilo dan Dovi akan bersatu, dengan target yang sama, yakni tampil baik. Kita lihat saja jalannya musim ini, saya rasa akan ada situasi yang sangat positif di garasi Ducati," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
-
Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
Otomotif 21 Januari 2026, 18:54
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06















