Lorenzo: Rossi Termirip, Dovizioso Tercerdas, Marquez Tersulit
Anindhya Danartikanya | 28 Mei 2019 10:30
Bola.net - - Selama berkarier di MotoGP, Jorge Lorenzo punya empat tandem yang kuat. Sementara dirinya berteman baik dengan Ben Spies, ia cukup sering mengalami ketegangan dengan Valentino Rossi, Andrea Dovizioso, dan Marc Marquez, baik di luar maupun dalam lintasan. Kepada GPOne, Lorenzo pun menjelaskan masing-masing 'keistimewaan' ketiga rider tersebut.
Lorenzo bertandem dengan Rossi di Yamaha pada 2008-2010 dan 2013-2016, dan keduanya diketahui kerap mengalami cekcok dan sering bertarung sengit memperebutkan kemenangan. Di sisi lain, rivalitas Lorenzo dengan Dovizioso malah sudah dimulai sejak lama, yakni saat keduanya masih turun di GP125 dan GP250.
Kini, Lorenzo pun bertandem dengan Marquez di Repsol Honda. Meski belum bertarung lagi selama lima seri perdana musim ini, keduanya diketahui kerap menjalani persaingan sengit dalam perebutan kemenangan dan gelar dunia di masa lalu. Lorenzo pun berharap pertarungan di antara mereka segera kembali terjadi.
"Secara teknis, Vale rider yang paling mirip dengan saya: tepat dan konsisten. Andrea rider yang percaya diri, cerdas, dan berkepala dingin. Ia melakukan sangat sedikit kesalahan, tapi secara teknis, kami hanya mirip sedikit. Marc sangat berbeda. Sangat agresif, punya gaya balap yang sangat menuntut fisik. Ia sangat cepat, dan tak takut jatuh," ujar Lorenzo.
Masa-Masa di Yamaha dan Ducati

Lorenzo pun menyatakan bahwa kemiripannya dengan Rossi lah yang membuat Yamaha cukup sulit dikalahkan saat mereka masih bertandem, apalagi karakter YZR-M1 sangat mendukung gaya balap mereka.
"Yamaha motor yang alami bagi saya dan Vale. Kami punya ambisi besar, punya level setara, dan kami sangat sering bertarung melawan satu sama lain. Dengan Andrea, saat ia masih bersama Yamaha (Tech 3), saya lebih cepat," tuturnya.
Hal sebaliknya pun diakui Lorenzo terjadi di Ducati. "Ia sangat berpengalaman dengan motor itu, dan motor itu alami untuknya, tapi akhirnya saya bisa mengalahkannya. Tahun lalu, jika tak cedera, saya pasti bisa mengakhiri musim begitu dekat dengannya di klasemen," lanjutnya.
Marquez Tantangan Tersulit

Di sisi lain, Lorenzo menyebut bahwa Marquez merupakan rival yang paling sulit dikalahkan. Masih muda, punya fisik yang sangat bugar, berpengalaman di Honda, dan tampil dominan sejak turun di MotoGP, rider Spanyol tersebut jelas merupakan ancaman terberat bagi semua rivalnya.
"Marc adalah tantangan tersulit. Ia masih 26 tahun, tapi fisiknya sangat kuat, dan sudah tujuh musim di Honda. Ia mengenal motor kami dengan sempurna. Jelas Marc salah satu dari dua atau tiga talenta terhebat dalam sejarah balap motor. Bakal sangat sulit menyamai levelnya, tapi saya rasa, dengan waktu, saya bisa melakukannya dan saya akan mencoba," tutupnya.
Menjelang MotoGP Italia akhir pekan nanti, Lorenzo tengah berada di peringkat 14 pada klasemen pebalap dengan koleksi 16 poin, tertinggal 59 poin dari sang tandem, Marc Marquez di puncak.
Baca Juga:
Jorge Lorenzo Sedih Belum Bisa Menang Bareng Honda, Tapi...
Jorge Lorenzo: Pindah ke Repsol Honda Bukan Keputusan Saya
Jack Miller Tekad Raih Kepercayaan Ducati untuk MotoGP 2020
Mugello Tak Bersahabat, Marquez Antisipasi Duel dengan Dovizioso
Nasib Petrucci-Miller Dirapatkan di Catalunya, Diumumkan di Jerman
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
LATEST UPDATE
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




