3 Cara PSG Bisa Menaklukkan Arsenal di Final Liga Champions

3 Cara PSG Bisa Menaklukkan Arsenal di Final Liga Champions
Selebrasi skuad PSG dalam laga versus Lens di Ligue 1, Kamis (14/5/2026). (c) AP Photo/Jean-Francois Badias

Bola.net - Final Liga Champions 2025/2026 mempertemukan dua tim terbaik Eropa musim ini, yakni PSG dan Arsenal. Pertandingan di Puskas Arena, Budapest, diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim memiliki kekuatan yang berbeda.

PSG datang sebagai juara bertahan kompetisi dan berambisi mempertahankan gelar mereka. Sementara itu, Arsenal berpeluang mencatat sejarah dengan meraih trofi Liga Champions pertama sepanjang sejarah klub.

Perjalanan kedua tim menuju partai puncak juga sangat mengesankan. PSG tampil atraktif dengan sepak bola penguasaan bola milik Luis Enrique, sedangkan Arsenal menjadi tim yang sangat solid saat kehilangan bola.

Arsenal bahkan menjadi tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit di Liga Champions musim ini. The Gunners juga belum menelan kekalahan sepanjang perjalanan mereka menuju final.

Meski demikian, setiap tim tetap memiliki celah yang bisa dimanfaatkan lawan. Berikut tiga cara yang dapat dilakukan PSG untuk mengalahkan Arsenal di final Liga Champions.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

1. Memaksimalkan Ancaman Khvicha Kvaratskhelia

1. Memaksimalkan Ancaman Khvicha Kvaratskhelia

Khvicha Kvaratskhelia mengeksekusi penalti dalam laga PSG vs Nantes di Ligue 1 2025/2026, Kamis (23/4/2026). (c) AP Photo/Michel Euler

Khvicha Kvaratskhelia menjadi salah satu pemain paling berbahaya PSG sepanjang musim ini. Winger asal Georgia tersebut terus menunjukkan kontribusi besar dalam fase gugur Liga Champions.

Pada semifinal melawan Bayern Munchen, Kvaratskhelia kembali mencatatkan kontribusi gol. Catatan itu membuatnya menjadi pemain pertama yang terlibat dalam gol pada tujuh laga fase gugur Liga Champions secara beruntun.

Di final nanti, Kvaratskhelia berpotensi berhadapan langsung dengan Jurien Timber. Bek Arsenal memang sudah kembali dari cedera, tetapi ia belum bermain sejak Maret sehingga kebugarannya masih menjadi tanda tanya.

Jika Timber tidak mampu bermain penuh, Arsenal kemungkinan harus mengandalkan Cristhian Mosquera di sisi kanan pertahanan. Situasi tersebut bisa menjadi keuntungan besar bagi PSG karena Kvaratskhelia sedang berada dalam performa terbaiknya.

2. Melewati Tekanan Lini Tengah Arsenal

2. Melewati Tekanan Lini Tengah Arsenal

Selebrasi Ousmane Dembele dalam laga PSG vs Chelsea di leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/2026, Kamis (12/3/2026). (c) AP Photo/Michel Euler

Rotasi posisi yang terus bergerak menjadi ciri khas permainan Luis Enrique musim ini. Pendekatan tersebut membuat PSG menjadi salah satu tim paling menghibur di Eropa.

Arsenal akan memberikan tantangan berbeda dibanding lawan-lawan PSG sebelumnya. Tim asuhan Mikel Arteta dikenal memiliki tekanan tinggi yang agresif dan sangat terorganisasi.

Untuk mengatasi situasi itu, PSG membutuhkan pergerakan cerdas dari Ousmane Dembele. Penyerang asal Prancis tersebut kerap turun ke area tengah untuk membantu Vitinha, Fabian Ruiz, dan Joao Neves membangun serangan.

Jika Dembele berhasil menarik penjagaan pemain Arsenal keluar dari posisinya, ruang akan terbuka di berbagai area lapangan. PSG kemudian dapat memanfaatkan kecepatan para pemain sayap mereka untuk melancarkan transisi cepat ke pertahanan lawan.

3. Menghindari Bola Mati yang Tidak Perlu

3. Menghindari Bola Mati yang Tidak Perlu

Pemain PSG Ousmane Dembele (kanan) merayakan gol bersama rekan-rekan setimnya pada laga leg kedua semifinal Liga Champions antara Bayern vs PSG, 6 Mei 2026 (c) AP Photo/Matthias Schrader

Arsenal memiliki salah satu senjata paling mematikan di Eropa melalui situasi bola mati. Tendangan sudut dan tendangan bebas sering menjadi sumber gol penting bagi tim asuhan Arteta.

Keunggulan Arsenal dalam situasi tersebut berasal dari kualitas pengiriman bola dan pergerakan pemain di kotak penalti. Mereka juga sangat efektif dalam mengganggu konsentrasi penjaga gawang lawan saat bola datang.

Karena itu, PSG harus menghindari pelanggaran yang tidak perlu di area berbahaya. Memberikan terlalu banyak tendangan bebas atau sepak pojok kepada Arsenal bisa menjadi kesalahan fatal dalam laga sebesar final Liga Champions.

PSG memiliki modal yang cukup baik untuk menghadapi ancaman tersebut. Kehadiran Willian Pacho dan Marquinhos membuat lini belakang mereka menjadi salah satu yang paling disiplin di Eropa sepanjang musim ini.

Jadwal, Siaran Langsung, dan Link Streaming

Jadwal, Siaran Langsung, dan Link Streaming

Final Liga Champions: PSG vs Arsenal tayang di Vidio mulai pukul 23.00 WIB. (c) vidio
  • Kompetisi: Liga Champions/UEFA Champions League (UCL) musim 2025-2026
  • Pertandingan: PSG vs Arsenal
  • Tempat: Puskas Arena, Budapest
  • Hari, tanggal: Sabtu, 30 Mei 2026
  • Jam kick-off: 23.00 WIB
  • Siaran langsung :SCTV
  • Streaming: Vidio

PERHATIAN: Live streaming konten sport di Vidio bisa diakses dengan berlangganan. Ada berbagai pilihan paket dengan harga mulai Rp45.000 per bulan. Harga bisa berubah di luar kebijakan redaksi.