Lorenzo: Saya ke Ducati Bukan untuk Jadi Pahlawan
Anindhya Danartikanya | 6 Februari 2018 11:00
Bola.net - - Setelah sembilan tahun membela Yamaha, Jorge Lorenzo tampaknya telah menemukan 'keluarga' sesungguhnya di dalam Ducati Corse. Kini lebih bersemangat menghadapi tantangan dalam merebut gelar, Lorenzo juga ingin turut andil dalam pengembangan motor Desmosedici dan mengantar Ducati kembali ke tangga juara.
Transisinya dari Yamaha ke Ducati memang tak mudah, namun sejak mendapat wing fairing pada pertengahan musim lalu, Lorenzo terus mengalami peningkatan performa yang cukup signifikan. Ia bahkan mengakhiri uji coba pramusim Malaysia pekan lalu sebagai rider tercepat, dan mematahkan rekor catatan waktu terbaik dalam sejarah Sirkuit Sepang.
Hal ini membuat Lorenzo makin optimis menjalani musim baru. Bekerja sama dengan sang general manager, Luigi 'Gigi' Dall'Igna dan sang tandem, Andrea Dovizioso, lima kali juara dunia ini yakin Ducati akan kembali menjadi salah satu pabrikan MotoGP yang paling ditakuti.
Saya sangat percaya diri, dan saya percaya pada tim dan para engineer kami. Saya rasa Gigi, cepat atau lambat, dengan bantuan Dovi dan saya, serta para engineer yang hebat, akan menciptakan motor terbaik di MotoGP. Saya ingin berada dalam tim itu. Inilah alasan saya sangat percaya pada Ducati. Saya rasa kami akan berhasil, ujarnya kepada Marca.
Meski begitu, rider Spanyol berusia 30 tahun ini membantah dirinya sok pahlawan dengan keinginan membantu Ducati bangkit dari keterpurukan. Por Fuera menegaskan bahwa motivasi utamanya adalah menjadi juara dunia Ducati pertama sejak Casey Stoner pada 2007 silam.
Saya tidak pindah ke Ducati dengan peluang dianggap sebagai pahlawan. Saya pindah karena saya senang saja, dan ingin mencapai target personal. Mereka membuat saya punya rasa lapar dan harapan untuk menang, karena saya ingin terus meraih gelar dunia, pungkas Lorenzo.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



