Lorenzo Soal Marquez: Beda Pendapat Bukan Berarti 'Perang'
Anindhya Danartikanya | 26 September 2018 09:45
- Pebalap Ducati Corse, Jorge Lorenzo menegaskan, meski ia dan Marc Marquez berbeda sudut pandang soal insiden kecelakaan yang menimpanya di MotoGP Aragon, Spanyol akhir pekan lalu, tak berarti keduanya saling membenci.
Lorenzo yang terjatuh di tikungan pertama pada lap pembuka, meyakini bahwa Marquez sengaja melakukan 'block pass' padanya, yang membuatnya terpaksa melebar dan melaju di area trek yang kotor dan membuat ban belakangnya selip.
Lorenzo juga menyatakan bahwa Marquez telah menghancurkan peluangnya untuk menang, membuatnya mengalami cedera pada kaki kanan dan kemungkinan juga telah menghancurkan kesempatannya untuk turun di Thailand, 5-7 Oktober nanti. Ia bahkan mengaku menunggu permintaan maaf dari Marquez.
Langsung 'Berbaikan'

Pernyataan blak-blakan Lorenzo ini pun diyakini beberapa pihak sebagai 'perang awal' di antara dirinya dan Marquez, mengingat keduanya akan bertandem di Repsol Honda musim depan. Meski begitu, 'peperangan' ini ternyata langsung mereda hanya dalam waktu sehari saja.
Pada Senin (24/9), Lorenzo mengumumkan bahwa Marquez telah meneleponnya untuk menanyakan kondisi kesehatannya pasca kecelakaan dan rider 31 tahun tersebut mengaku sangat menghargai sikap Marquez. "Saya ingin mengklarifikasi bahwa siang ini, Marquez telah menelepon saya untuk menanyakan keadaan saya, yakni tindakan yang saya hargai," tulisnya lewat Twitter.
Marquez sendiri telah membalas twit tersebut dan mengharapkan Lorenzo cepat pulih dan bisa turun lintasan di Sirkuit Buriram, Thailand, yang akan menggelar MotoGP untuk pertama kalinya. "Cepat pulih! Sampai jumpa di Thailand!" tulis enam kali juara dunia tersebut.
Tidak Ada 'Perang'
Sikap dewasa Lorenzo dan Marquez ini pun menarik perhatian wartawan Spanyol, Jesus Sanchez Santos, yang lewat Twitter menyatakan kekagumannya pada kedua rider tersebut dalam menyelesaikan masalah secara baik-baik.
"Saya rasa sikap Jorge dan Marc telah membuktikan bahwa, meski mereka berbeda sudut pandang soal apa yang terjadi, rasa hormat masih bisa dijaga. Sebuah pelajaran soal bagaimana permasalahan bisa diselesaikan dan ini adalah contoh yang baik bagi penggemar," ungkap Sanchez.
Lorenzo pun membalas twit tersebut, dan menegaskan bahwa perbedaan opini tak berarti membuat dirinya dan Marquez 'berperang'. "Fakta bahwa kami punya cara berbeda dalam memahami persaingan atau risiko, dan cara saya menjelaskan sudut pandang saya secara blak-blakan tak membuat kami menjadi musuh atau memulai peperangan (seperti yang diberitakan), bagaimana pun kami merupakan rival (di lintasan)," tutur Lorenzo.
Nah, bagaimana tanggapan Bolaneters soal sikap Lorenzo dan Marquez ini? Berbeda pendapat boleh, tapi harus tetap sportif ya!
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Luis Enrique: Bayern Munchen Memang Gila! Kami Bisa Saja Kalah Tadi!
Liga Champions 29 April 2026, 10:11
-
Arema Dihajar Persebaya 4-0, Begini Respon Kecewa Manajemen Singo Edan
Bola Indonesia 29 April 2026, 08:26
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 29 April 2026, 08:11
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 29-30 April 2026
Liga Champions 29 April 2026, 07:55
-
Kontroversi PSG vs Bayern: Tuan Rumah Harusnya Tidak Dapat Penalti?
Liga Champions 29 April 2026, 07:49
-
5 Pelajaran dari Duel PSG vs Bayern: Pertandingan Tergila Musim Ini
Liga Champions 29 April 2026, 06:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Rekor yang Masih Bisa Dipecahkan atau Disamai Bayern Munchen Musim Ini
Editorial 28 April 2026, 14:07
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46
















