Lupakan Keterpurukan di Qatar, Quartararo Tatap Argentina
Anindhya Danartikanya | 21 Maret 2019 13:50
Bola.net - - Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo menolak berlarut-larut dalam kekecewaan dan kesedihan melihat debutnya di MotoGP Qatar berakhir tak sesuai harapan. Start dari posisi kelima, ia harus terima finis ke-16 usai mesinnya mati sesaat sebelum lap pemanasan dan harus start dari pit lane. Hal ini ia sampaikan kepada MotoGP.com.
Rider Prancis ini sejatinya merupakan pebalap yang gebrakannya paling ditunggu-tunggu, mengingat ia mengakhiri uji coba pramusim Qatar di posisi kedua pada akhir Februari. Tren positif tersebut ternyata mampu ia bawa dalam pekan balap pertama musim ini, namun sayang, mesin yang mati di grid membuat harapannya meraih hasil baik sirna begitu saja.
"Itu pertama kalinya saya berada di grid dengan 22 pebalap lain. Saya tak mendengar mesin saya dan alhasil, putaran mesinnya terlalu rendah. Atas alasan ini mesin saya mati," ungkap rider berusia 19 tahun ini, yang mengaku mendapatkan wejangan dari sang manajer tim, Wilco Zeelenberg sesaat sebelum balapan.
"Wilco tak banyak bicara, kecuali 'tetap tenang, tetap tenang'. Ia mengulangnya 2-3 kali. Ia punya banyak pengalaman, dan ia lihat ban belakang saya penuh pasir. Sebagai tambahan, ban dan rem saya jadi dingin. Ini alasan ia ingin saya tetap tenang. Di dalam kepala, saya merasa marah, tapi saya tahu harus memperhatikan lap-lap pertama," ujarnya.
Tetap Puas Jalannya Debut

Meski harus start dari pit lane, Quartararo berhasil mencatatkan lap tercepat pada beberapa lap pertama, dan punya ritme balap yang menjanjikan dan kuat seperti para rider terdepan. Hal inilah yang membuatnya tetap memandang debutnya dari sudut pandang positif.
"Jika melihat ritme, saya rasa harusnya kami bisa finis di posisi 8. Itu target realistis, tapi masih ada banyak balapan di depan. Kami akan berusaha menggali lebih banyak pengalaman. Secara umum, saya tetap puas atas jalannya balapan pertama saya di MotoGP," ungkap El Diablo.
Kini Fokus Tatap Argentina
Quartararo kini pun fokus menyambut MotoGP Argentina yang digelar di Sirkuit Termas de Rio Hondo pada 29-31 Maret nanti. Kali ini, ia akan menghadapi pekan balap dengan kepala menunduk, mengingat Argentina tak dikunjungi MotoGP pada masa pramusim.
"Di Qatar, kami sempat uji coba tiga hari. Jadi, kurang lebih kami tahu apa yang bisa ditargetkan. Di Argentina, kami akan datang tanpa referensi apa pun. Kami harus beradaptasi dengan cepat. Target kami adalah masuk 10 besar dalam kualifikasi, meski saya yakin ini bakal sulit," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48
















