Makin Paham, Valentino Rossi Puji Sasis dan Aerodinamika Terbaru Yamaha
Anindhya Danartikanya | 12 Maret 2021 14:05
Bola.net - Usai mengalami berbagai kendala pada uji coba pramusim MotoGP perdana di Sirkuit Losail, Qatar, 6-7 Maret lalu, Valentino Rossi pun kian memahami cara kerja sasis terbaru YZR-M1 pada hari keempat, Kamis (11/3/2021). Rider Petronas Yamaha SRT ini juga memuji perangkat aerodinamika terbaru Yamaha.
Pada hari keempat uji coba ini, Rossi memang tak mengikuti jejak Maverick Vinales, Franco Morbidelli, dan Fabio Quartararo yang kompak menguasai tiga posisi terdepan. Namun, ia sangat puas bisa menemukan kemajuan signifikan pada performa M1 miliknya, hingga ia duduk di posisi kedelapan dengan 1 menit 53,993 detik.
Rossi bahkan sempat masuk ke posisi keempat pada pertengahan hari. Usai sempat kekurangan grip ban belakang selama uji coba pertama, kini rider Italia berusia 42 tahun ini sukses menemukan solusi menjanjikan bersama timnya. Kini, ia jadi bisa lebih lincah ketika melaju di tikungan.
Sasis 2021 Bikin YZR-M1 Lebih Mudah 'Diajak' Menikung
"Dibanding uji coba pertama, setup kami kini lebih baik, menemukan solusi lain yang membuat saya lebih nyaman dengan bagian depan motor hingga saya bisa masuk tikungan lebih cepat. Gripnya juga makin baik saat akselerasi. Kami juga dapat beberapa perangkat baik dari Yamaha," ujar Rossi kepada Crash.net.
Salah satu dari perangkat tersebut tentunya sasis 2021, yang sempat disebut Rossi dan Quartararo belum mirip dengan sasis 2019, yakni sasis yang lebih disukai oleh seluruh rider Yamaha. Kini, memasuki hari keempat uji coba, Rossi sudah menjalani puluhan lap dengan sasis itu dan mulai memahami cara kerjanya.
"Dengan kilometer lebih banyak, saya bisa memanfaatkan potensi sasis baru lebih baik. Ini sangat penting, karena tahun lalu kami kesulitan pada area ini, mengingat motor kami sulit belok. Kini tampaknya lebih baik, saya lebih nyaman, berkendara lebih baik pula. Inilah alasan kami bisa mencatat waktu dan ritme yang baik," ungkapnya.
Aerodinamika Juga Bisa Bantu Kejar Top Speed Lawan
Rossi juga memuji aerodinamika terbaru Yamaha, yang membantu para pembalap sedikit menutupi ketertinggalan top speed dibanding Ducati. Selama beberapa dua tahun terakhir, Yamaha memang kelewat fokus mengutak-atik mesinnya demi mengatasi masalah ini, namun para ridernya yakin bisa diatasi lewat perangkat lain.
"Ini sangat penting, karena mesin kami masih dibekukan sejak tahun lalu. Kami sempat sangat cemas karena beda kecepatannya sungguh jauh. Saya mendorong Yamaha dan kini mereka bekerja dengan cara yang tepat, karena tak hanya mesin yang bisa memengaruhi performa di trek lurus, melainkan juga banyak hal lainnya," tuturnya.
"Salah satunya adalah aerodinamika. Kini semua berfungsi dengan baik. Kami mengalami peningkatan. Kecepatan kami juga tidak buruk. Kami masih tertinggal 10 km/jam dari Ducati, namun perbedaannya lebih kecil dibanding tahun lalu. Jadi, ini bakal penting di trek-trek yang cepat," pungkas sembilan kali juara dunia ini.
Sumber: Crashnet
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
- Alami Kecelakaan Perdana, Pol Espargaro Makin Pahami Gaya Balap Marc Marquez
- Valentino Rossi Girang Temukan Kemajuan Signifikan pada Hari Keempat Uji Coba Qatar
- Seluruh Peserta MotoGP 2021 Dapat Vaksinasi Covid-19 dari Pemerintah Qatar
- Alex Marquez Patah Tulang Metatarsal Usai Jatuh di MotoGP Qatar
- Vinales Tercepat, 3 Yamaha Kuasai Hari Keempat Uji Coba MotoGP Qatar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








