Manajemen Ban, Kunci Iannone Naik Podium di MotoGP Aragon
Anindhya Danartikanya | 24 September 2018 12:10
- Rider Suzuki Ecstar, Andrea Iannone mengaku sangat senang akhirnya kembali menapakkan kaki di tangga podium, usai finis ketiga di MotoGP Aragon, Spanyol pada hari Minggu (23/9). Ini adalah podium perdana The Maniac sejak Jerez, Spanyol pada Mei lalu, dan merupakan yang ketiga musim ini.
Start kelima, Iannone menjalani start dengan sangat baik dan langsung merangsek ke posisi kedua di tikungan pertama pada lap pembuka. Melaju di belakang Andrea Dovizioso, Iannone pun bertarung sengit dengan Marc Marquez sebelum akhirnya memulai lap kedua dengan berada di posisi ketiga.
Iannone juga bertarung sengit dengan sang tandem, Alex Rins dan juga Dani Pedrosa. Meski begitu, rider Italia ini mengaku sama sekali tak gegabah dalam menjalani aksi saling salip tersebut, dan selalu menunggu momen tepat untuk kembali ke posisi depan.
Strategi Manajemen Ban

Memilih ban depan medium dan ban belakang lunak, rider berusia 29 tahun ini mengaku telah berusaha keras melancarkan manajemen ban yang baik di atas ban lama selama sesi latihan. Kerja keras Iannone pun terbayarkan, hingga ia mampu mengganggu pertarungan Marquez dan Dovizioso di depan.
"Ini balapan yang hebat bagi kami. Ini adalah pertarungan yang sesungguhnya, karena saya 'bertarung' dengan ban, terutama ban belakang karena sangat penting untuk dikendalikan sepanjang balapan. Selama sesi latihan, kami bekerja ke arah yang baik dengan ban yang telah terpakai, dan dalam balapan, saya mencoba tak terlalu ngotot," ujarnya dalam sesi jumpa pers.
"Saya rasa ini strategi yang sangat baik. Sejak awal, Marc dan Dovi punya ritme yang sangat baik, tapi untungnya, untuk menempel mereka saya tak perlu ngotot 100%. Saat Alex menyalip saya, saya agak tertinggal dari Dovi dan Marc. Tapi saya tetap tenang dan mencoba mengendalikan situasi ban sepanjang balapan," lanjutnya.
Ban Lunak Bantu Akselerasi
Iannone bahkan sempat nyaris memimpin balapan pada Lap 19, yakni saat Dovizioso membuat Marquez melebar di tikungan terakhir sebelum trek lurus panjang, meski akhirnya Marquez mampu kembali menyalip Iannone. Rider Italia ini pun mengaku bahwa satu-satunya titik negatif GSX-RR adalah tenaganya yang masih kalah dari Ducati dan Honda.
"Pada 5-6 lap terakhir, saya mulai mempersempit margin. Honda dan Ducati lebih cepat dari kami di lintasan lurus dan saya rasa ini titik negatif dari balapan hari ini. Kami bekerja keras di area setup, dan ban lunak kali ini bersahabat. Dengan ban keras, kami mengalami spin. Tapi akselerasi kami lebih baik dengan ban lunak dan kami fokus pada hal ini dengan ban yang telah terpakai. Jadi hasil ini sangat baik," pungkasnya.
Baca Juga:
Valentino Rossi: Hasil Aragon Bukan Salah Michelin, Tapi Yamaha
Dovizioso: Mustahil Kejar Marquez, Kecuali...
Marquez Puas Akhirnya Menangi 'Wheel-to-Wheel' Kontra Dovizioso
Lorenzo: Marquez Hancurkan Balapan Saya, Sebabkan Cedera
Klasemen Sementara MotoGP 2018 Usai Seri Aragon
Hasil Balap MotoGP Aragon 2018: Lorenzo Jatuh, Marquez Bekuk Dovizioso
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
LATEST UPDATE
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


