Marc Marquez Akui Ingin Tiru Rafael Nadal dan Lionel Messi
Anindhya Danartikanya | 9 Oktober 2019 10:20
Bola.net - Dengan 8 gelar dunia, pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, sama sekali tak merasa cukup. Ia yakin bisa memperbaiki diri lebih jauh, meski tampil sangat konsisten di sepanjang musim MotoGP 2019. Hal ini ia sampaikan dalam konferensi Campus Repsol di Madrid, Spanyol pada Selasa (8/10/2019).
Musim ini telah berjalan 15 seri, dan Marquez sukses naik podium dalam 14 di antaranya, dengan rincian 9 kali menang 5 kali finis kedua. Satu-satunya hasil buruk adalah gagal finis usai terjatuh saat memimpin balapan di Austin, Texas, dengan keunggulan 3,5 detik atas Valentino Rossi.
Hasil buruk di Austin lah yang membuat Marquez urung menyebut kiprahnya musim ini 'sempurna', dan lebih memilih kata 'nyaris'. Atas alasan ini, ia yakin masih ada ruang baginya untuk berkembang dan memperbaiki diri, meski takkan mudah melampaui konsistensinya sendiri musim depan.
Kelewat Pede Itu Tak Baik
"Musim ini 'nyaris' sempurna, karena saat terlalu percaya diri, kesalahan bisa terjadi. Ini terjadi dalam balapan yang sama sekali tak kami pikir bakal jadi momennya, yakni Austin. Kemenangan sudah di tangan, tapi karena kelewat santai, saya jatuh. Saya harus fokus, tak boleh linglung," ujarnya seperti yang dilansir MotoGP.com.
Untuk memotivasi diri agar lebih baik lagi, Marquez pun menjadikan petenis Spanyol, Rafael Nadal, dan pesepak bola FC Barcelona asal Argentina, Lionel Messi, sebagai panutan. Rider berusia 26 tahun ini menyebut keduanya kerap memberikan kejutan-kejutan hebat ketika orang pikir mereka tak bisa lebih hebat lagi.
Ingin Bentuk Diri Seperti Nadal-Messi
"Ini tahun yang baik, dan bakal sulit ditingkatkan lagi. Tapi salah satu idola saya adalah Rafael Nadal. Saat menontonnya, Anda akan berpikir apakah ia bisa lebih baik lagi, dan ia justru selalu mengalami kemajuan. Atau Messi saat mencetak gol, Anda pikir ia takkan bisa lebih baik lagi dari itu, namun ia justru mencetak gol lainnya yang lebih baik," ungkapnya.
"Jadi saya ingin membentuk diri saya seperti mereka, selalu memperbaiki diri. Saya ingin belajar dari kesalahan. Para rival akan menunjukkan level Anda, dan di titik itulah Anda harus terus berkembang," tutup Marquez, yang sukses menjadi pebalap termuda sepanjang sejarah yang mampu meraih 8 gelar, yakni dalam usia 26 tahun 231 hari.
Marquez akan kembali turun lintasan dalam pekan balap MotoGP Jepang pada 18-20 Oktober mendatang, yang bakal digelar di trek milik Honda, yakni Sirkuit Twin Ring Motegi.
Sumber: MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bagaimana Spanyol Membuat Argentina dan Messi Tak Berkutik di Final
Piala Dunia 20 Juli 2026, 21:07
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















