'Marc Marquez Bakal Cemas Jika Alex Marquez Bela Tim Lain'
Anindhya Danartikanya | 14 Januari 2020 13:50
Bola.net - Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, menanggapi opini-opini yang menyatakan bahwa kehadiran Alex Marquez di timnya justru akan memecahkan konsentrasi sang kakak sekaligus sang tandem, Marc Marquez, dalam meraih hasil baik dan gelar dunia di MotoGP.
Salah satu orang yang memiliki opini tersebut adalah tiga kali juara dunia GP500, Wayne Rainey. Pria asal Amerika Serikat tersebut meyakini fokus Marc akan terbagi pada adiknya, karena menurutnya, Marc akan berusaha keras membantu sang adik untuk tampil kompetitif.
Meski begitu, lewat pernyataannya kepada Motorsport.com, Puig justru berpendapat sebaliknya. Menurut eks manajer pribadi Dani Pedrosa ini, Marc justru bakal cemas jika Alex membela tim lain.
Kehadiran Alex Takkan Jadi Hal Negatif
"Marc bakal lebih cemas jika adiknya menjalani debut MotoGP dengan tim lain. Dengan bertandem seperti ini, ia justru bakal tahu bahwa Alex ada di tempat yang baik, karena ia tahu benar cara Honda memperlakukan para ridernya," ujar Puig.
Menurut Puig, Marc bakal lebih tenang jika Alex dinaungi oleh Repsol Honda, karena proses belajarnya akan terjamin. Dengan begitu, delapan kali juara dunia asal Spanyol tersebut bakal bisa lebih fokus dalam mengembangkan atau memperbaiki performa motor.
"Saya tak lihat bagaimana kehadiran Alex bakal jadi hal negatif bagi Marc. Marc justru senang. Jadi ia bakal hanya peduli pada performa motor. Hanya itulah yang akan memengaruhinya. Ia adalah seorang juara, dan ketika ia harus mengalahkan adiknya, ia akan melakukannya," tutur Puig.
Parameter Evaluasi Performa Alex Marquez
Menjelang uji coba pramusim MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang pada 2-4 dan 7-9 Februari mendatang, banyak pihak bertanya-tanya apa parameter yang bakal digunakan Repsol Honda untuk menilai performa Alex.
"Ini peluang unik bagi Alex. Anda harus mengevaluasinya berdasar level yang ada dan di posisi mana ia akan finis. Hasil dan proses belajarnya akan menunjukkan ia bekerja dengan baik atau tidak. Ia harus bekerja keras dan berkorban. Talenta tak bisa dikendalikan, tapi kinerja bisa," pungkas Puig.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










