'Marc Marquez Bakal Sambut Pol Espargaro Seperti Alex Marquez'
Anindhya Danartikanya | 22 Juni 2020 14:20
Bola.net - Manajer pribadi Pol Espargaro, Homer Bosch, meyakini bahwa Marc Marquez akan bersikap profesional jika kliennya benar-benar membela Repsol Honda di MotoGP 2021. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan Onda Cero pada Minggu (21/6/2020).
Rumor kepindahan Espargaro ke Repsol Honda memang menghebohkan paddock MotoGP selama tiga pekan terakhir. Ini cukup mengejutkan, karena rider Spanyol berusia 29 tahun itu merupakan rider utama KTM dan sangat dimanjakan sejak 2017.
Meski begitu, Espargaro sendiri menyatakan, fakta bahwa KTM belum bisa bertarung di papan atas sementara ia sendiri tak lagi muda, adalah faktor utama yang mendorong dirinya untuk mengevaluasi tawaran untuk bergabung dengan Honda demi jadi juara dunia.
Ke Repsol Honda demi Jadi Juara

Pernyataan Espargaro pun diamini oleh Bosch. "Target Pol dan kami semua yang bekerja dengannya adalah melihatnya menjadi juara dunia. Atas alasan ini, jika ia pindah ke Honda, maka itulah yang jadi targetnya," ujarnya seperti yang dikutip Diario AS.
Meski begitu, baik Espargaro maupun Bosch tak memungkiri bahwa meninggalkan KTM bukanlah keputusan mudah, berkat adanya hubungan emosional yang erat di antara kedua belah pihak.
"Dengan KTM, Pol melakukan pembicaraan yang sangat terbuka dan transparan. Sudah jelas bahwa Pol membantu mereka mengembangkan proyek ini. Ada ikatan emosional dengan KTM. Jadi, jika berpisah, maka mereka akan melakukannya dengan baik-baik," lanjut Bosch.
Yakin Marc Marquez Takkan Keberatan
Di lain sisi, Bosch juga meyakini bahwa takkan ada masalah berarti jika Espargaro benar-benar pindah ke Repsol Honda. Ia yakin Marc Marquez takkan keberatan bertandem dengan siapa pun sekalipun adiknya, Alex Marquez, harus menyingkir.
"Saya bisa bayangkan Marc akan menyambut Pol di Honda seperti ia menyambut adiknya. Ia telah menunjukkan bahwa ia adalah orang yang profesional, baik di dalam trek maupun di luar trek, terhadap tandemnya," ungkap Bosch seperti yang dikutip Motorsport.com.
"Pada saat yang sama, saya juga bisa memahami, semua rider pasti ingin menang dan ingin jadi lebih baik dari rekan setimnya, dan itu memang sudah sewajarnya," pungkasnya. Perlu diingat, Marquez dan Espargaro juga merupakan rival sengit selama mereka turun di Moto2.
Video: Pembangunan Sirkuit MotoGP Indonesia 2021 di Mandalika
Baca Juga:
Suzuki: 'The Next Kevin Schwantz'? Kami Punya 2 Calon di MotoGP
Johann Zarco: Balapan Ganda di MotoGP 2020 Bakal Menguntungkan
11 Rivalitas Tersengit dalam Sejarah MotoGP, Valentino Rossi Paling Banyak Musuh
'Yamaha MotoGP 2020 Itu Tim Yamaha Terbaik Sepanjang Masa'
'Valentino Rossi Takut Pensiun, Andrea Dovizioso Justru Mau Stop Balapan'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



