Marc Marquez Boleh Tinggalkan Honda dengan Syarat Pindah ke Tim Satelit?
Anindhya Danartikanya | 28 Agustus 2023 13:55
Bola.net - Baru-baru ini, kabar mengejutkan datang dari Marc Marquez. Meski lama dikabarkan ingin pergi dari Repsol Honda setahun lebih awal dari durasi kontraknya, kini ia secara mencengangkan diisukan ingin membela salah satu dari Pramac Racing dan Gresini Racing, yang berstatus tim satelit Ducati.
Kabar ini tentu bikin heran. Pasalnya, Marquez adalah delapan kali juara dunia, yang tentunya lebih layak jika membela sebuah tim pabrikan. Selain itu, sebelum rumor soal Pramac dan Gresini ini muncul, Marquez juga santer dikabarkan ingin membela Red Bull KTM yang berstatus tim pabrikan.
Meski begitu, pada Sabtu (26/8/2023), Speedweek, media asal Jerman yang juga merupakan milik Red Bull, menyebutkan bahwa klausul pada kontrak Honda menyatakan syarat khusus: Marquez boleh memutuskan kerja sama lebih awal, asalkan ia pindah ke sebuah tim satelit di MotoGP.
Syarat Bisa Dipenuhi di Pramac

"Marquez bisa keluar dari kontraknya dengan HRC (Honda Racing Corporation) jika ia tidak pergi ke tim pabrikan, melainkan ke tim customer. Syarat ini pun dipenuhi di Pramac," tulis Speedweek jelang seri kandang Marquez di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, 1-3 September 2023.
Sebagai catatan, jika Marquez memang benar-benar membela Pramac, maka ia akan mendapatkan motor Desmosedici GP24 spek pabrikan terbaru seperti yang diterima para rider Ducati Lenovo Team. Sementara di Gresini, ia akan sekadar mendapatkan motor Desmosedici GP23 alias motor lama.
Juga lewat Speedweek, Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, mengaku ragu bahwa Marquez mau membela tim satelit Ducati. Namun, ia juga yakin bahwa kejutan-kejutan bisa saja terjadi pada masa silly season alias gosip perpindahan pembalap, apalagi Honda sedang terpuruk.
Ducati Terus Menyangkal Kans Naungi Marc Marquez

"Ini kisah yang sulit. Saya tak merasa Marc bakal berkendara untuk Ducati pada masa depan. Di lain sisi, sudah sering terbukti bahwa tiada yang mustahil di olahraga ini. Kita tak harus membicarakan betapa cepatnya Marc. Kita semua sudah tahu soal itu dengan sangat baik," ujarnya.
Dalam wawancara yang sama, Dall'Igna pun ditanya soal siapa yang lebih memungkinkan mengisi tempat di Pramac. "Contohnya (Franco) Morbidelli. Ia telah meraih hasil yang sangat baik pada 2020. Kala itu, tak ada rider yang bisa mengendarai motornya dengan cepat," jawabnya.
Jika sampai membela Pramac, Marquez bisa bertandem dengan Jorge Martin, yang perpanjangan kontraknya dengan Ducati tampaknya tinggal menanti momen yang tepat untuk merilis pengumuman resmi. Jika membela Gresini, Marquez akan kembali bertandem dengan sang adik, Alex Marquez.
Sumber: Speedweek
Baca juga:
- Aleix Espargaro Peringatkan KTM: Pol Espargaro Lebih Baik dari Rider Kalian yang Lain!
- Jaga Pertemanan, Marco Bezzecchi Berdoa Pecco Bagnaia Tak Marah Kalau Lebih Sering Kalah
- Ducati Soal Kans Gaet Marc Marquez: Sulit, Tapi Tiada yang Mustahil
- Link Live Streaming MotoGP Catalunya di Trans7 dan SPOTV, 1-3 September 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


