Marc Marquez Diduga Tak Kirim Helm ke Shoei untuk Analisis Pasca Kecelakaan
Anindhya Danartikanya | 19 Januari 2022 15:30
Bola.net - Gosip tak sedap datang dari Marc Marquez. Usai kembali latihan di Sirkuit Portimao, Portugal, pasca cedera diplopia atau penglihatan ganda, rider Repsol Honda ini dikabarkan tak mengirimkan helm yang ia pakai dalam kecelakaan latihan off-road kepada Shoei untuk dianalisis. Demikian yang dikabarkan MOW Magazine.
Marquez adalah pengguna setia helm Shoei, yang ia gunakan baik saat balapan di MotoGP, latihan superbike di berbagai sirkuit aspal, maupun saat latihan off-road seperti motocross dan flat track. Rider berusia 28 tahun itu juga menggunakan Shoei saat kecelakaan dalam latihan enduro di Spanyol pada akhir Oktober 2021 lalu.
Marquez mengalami highside dan sisi kanan kepalanya membentur tanah. Sepekan setelah insiden itu terjadi, Honda baru merilis pengumuman, menyatakan bahwa sang delapan kali juara dunia mengalami gegar otak ringan dan diplopia mata kanan. Insiden ini membuat Marquez dilarang dokter berkendara selama tiga bulan.
Alami Highside, Kepala Terbentur Tanah

"Insiden itu terjadi pada hari yang normal. Saya bangun tidur, mengendarai motor enduro ke sirkuit yang sangat kecil di kota saya. Saya bersama Josep Garcia, yang merupakan juara dunia enduro. Saya punya hubungan baik dengannya," kisah Marquez usai hadir dalam Honda Motorsports Announcement pada Jumat (14/1/2022).
"Saya berkendara 20 menit, dan saya bilang, 'aku akan berkendara dua lap lagi sebelum pulang'. Saat itulah saya jatuh di tikungan kanan. Saya mengalami highside, dan kepala saya terbentur tanah. Saya bangkit, naik motor lagi, dan melanjutkan perjalanan," lanjut Marquez, yang mengaku diplopia itu baru muncul tiga jam setelah insiden.
Kepada MOW Magazine, seperti yang dikutip Paddock GP pada Selasa (18/1/2022), komentator WorldSBK dari Sky Italia, Max Temporali, mengabarkan Marquez tak mengirimkan helm yang ia pakai dalam insiden itu kepada Shoei. Menurut Temporali, padahal prosedur itu sangat penting untuk dianalisis demi mengevaluasi tingkat keselamatan.
Sudah Jadi Prosedur yang Umum

"Usai adanya masalah diplopia, Shoei, seperti perusahaan lain, meminta Marc mengirimkan helmnya. Ini adalah praktik umum dari semua pabrikan helm. Saya bekerja dengan Nolan selama bertahun-tahun dan selalu begini: helm harus dikembalikan ke perusahaan untuk dianalisis dan diperbaiki," ungkap Temporali.
Pernyataan Temporali ini menimbulkan dugaan bahwa Marquez dan Honda sedang menutup-nutupi sesuatu soal insiden tersebut. "Ini soal tingkat keselamatan. Marc pun tak mengirimkan helmnya itu. Ini menimbulkan beberapa dugaan. Sepertinya ada yang disembunyikan," ungkap pria asal Italia tersebut.
"Padahal, apa pun alasannya, Anda tetap harus mengirimkan helm itu. Jika ada masalah yang harus diceritakan pada mitra Anda, sulit dipahami mengapa Anda harus mengelak," pungkas Temporali. Meski begitu, sampai saat ini belum ada pernyataan tanggapan baik dari Marquez, Honda, maupun Shoei.
Sumber: MOW Magazine, PaddockGP
Baca Juga:
Joan Mir Masih Galau Berat usai Gagal Ancam Fabio Quartararo di MotoGP 2021
Xavi Vierge Akui Gagal ke MotoGP 2022 Gara-Gara Drama Petronas
Para Rival Mengeluh: Ducati Makin Banyak, Masalah Jadi Makin Banyak Pula
Selain Kapal Pesiar, Bumi Perkemahan Jadi Opsi Penginapan MotoGP Mandalika
Banjir Hujatan karena Gaet Darryn Binder, Yamaha RNF 'Bodo Amat'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
LATEST UPDATE
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






