Marc Marquez Galau Bikin Kecewa Fans Indonesia Gara-Gara Lanjutkan Rekor Buruk di MotoGP Mandalika 2024
Anindhya Danartikanya | 30 September 2024 09:25
Bola.net - Pembalap Gresini Racing, Marc Marquez, meninggalkan Indonesia dengan perasaan galau. Pasalnya, ia melanjutkan tren buruk dalam balapan Grand Prix di MotoGP Mandalika, Lombok, Minggu (29/9/2024). Tiga kali mengunjungi Mandalika, Marquez selalu pulang tanpa poin dari balapan utama.
Usai finis ketiga dan naik podium di balapan Sprint, Sabtu (28/9/2024), Marquez optimistis menjalani balapan Grand Prix meski start dari posisi 12. Pada lap pembuka, ia naik ke posisi 7 dan berebut posisi 6 dengan Pecco Bagnaia dan Fabio di Giannantonio. Ketiganya menyajikan aksi saling salip yang sengit.
Usai 'Diggia' jatuh di Tikungan 10 pada Lap 9, Marquez berupaya mengejar Bagnaia. Sayang, tiba-tiba mesinnya meleduk pada Lap 12. Marquez segera menepikan motornya saat menyadari motornya terbakar. Alhasil, Marquez tercatat belum pernah meraih poin dalam balapan utama di Mandalika.
Rasakan Dukungan Besar di Indonesia
Pada 2022, Marquez sempat ikut menghadiri pekan balap di Mandalika. Namun, ia kecelakaan saat sesi latihan, dan didiagnosa mengalami gegar otak ringan dan diplopia pada mata kanan sehingga harus mundur. Pada 2023, Marquez mengalami kecelakaan dan harus gagal finis.
"Saya merasakan dukungan besar di Indonesia dan rasanya menyenangkan bisa balapan lagi di sini. Andai tak ada hal lain yang terjadi, kali ini saya pasti bisa merayakan podium dengan para penggemar. Rasanya luar biasa, sayangnya sekali lagi saya tak bisa finis di sini meski ini bukan salah saya," ujarnya via GPOne.
Bukan Salah Gresini dan Ducati
Meski begitu, Marquez tak menyalahkan siapa pun, baik kru Gresini maupun kru Ducati. Pasalnya, kerusakan mesin dalam balapan bisa terjadi kapan saja dan kepada siapa saja. Ia pun berusaha melihat sisi positifnya, yakni ia tetap merasa nyaman mengendarai Desmosedici GP23.
"Ini bukan sesuatu yang tergantung tim. Terkadang ini terjadi dalam balapan dan hari ini itu terjadi kepada saya. Kami sangat tidak beruntung. Namun, saya, Ducati, dan tim saya kalah bersama-sama. Meski kami mengalami masalah, sensasi saya baik selama pekan balap dan inilah yang terpenting," tutupnya.
Sumber: GPOne
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Turki Gagal Lolos Fase Grup Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 17:40
-
Man of the Match Turki vs Paraguay: Matias Galarza
Piala Dunia 20 Juni 2026, 15:45
-
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 12:57
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:59
-
Man of the Match Brasil vs Haiti: Vinicius Junior
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:47
-
Gelar Kejuaraan MMA, Pertacami Incar Medali Emas Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 Juni 2026, 10:10
-
Klasemen Grup C Piala Dunia 2026 Usai Brasil dan Maroko Menang
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:03
-
Hasil Brasil vs Haiti: Matheus Cunha dan Vinicius Bersinar, Samba Menang
Piala Dunia 20 Juni 2026, 09:36
-
Man of the Match Skotlandia vs Maroko: Ismael Saibari
Piala Dunia 20 Juni 2026, 07:06
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28












