'Marc Marquez Harus Kurangi Risiko Agar Tak Cedera'
Anindhya Danartikanya | 3 Januari 2018 12:00
Bola.net - - Meski dikenal sangat dominan dan telah mengoleksi enam gelar dunia, Marc Marquez juga 'sukses' mengoleksi puluhan kecelakaan sepanjang karirnya, termasuk 27 kecelakaan yang ia alami di MotoGP 2017. Berdalih kecelakaan-kecelakaan ini dampak dari kerja keras mencari limit performa, tetap saja gaya Marquez cukup mengkhawatirkan.
Rider Repsol Honda ini sungguh beruntung karena tak pernah mengalami cedera berarti selama lima tahun turun di MotoGP, namun beberapa orang mulai berpendapat ia harus segera mengubah gaya dan mentalitas berkendaranya, tak terkecuali juara dunia GP500 1993 yang dulu juga dikenal cukup 'liar', Kevin Schwantz.
Marc selalu melaju menuju limit di setiap lap. Jika Anda mengerahkan 100%, Anda bisa melakukan kesalahan, tapi ini juga cara untuk mencari tahu apa yang bisa dilakukan motor. Kerahkan 95%, ia juga beruntung, karena ia bisa mengalami banyak kecelakaan hebat tanpa cedera sama sekali, ujar Schwantz kepada Motorsport.
Pria Texas ini juga pernah mengalami kecelakaan hebat pada 1994 yang membuatnya cedera dan mengalami penurunan performa cukup drastis. Melihat kawan sekaligus rival bebuyutannya, Wayne Rainey lumpuh akibat kecelakaan besar di Misano, Italia pada 1993, Schwantz pun memilih pensiun pada 1995 dalam usia 31 tahun.
Marc harus mencari cara untuk tampil ngotot, namun juga mengurangi risiko, karena jika suatu saat nanti ia bisa cedera. Mungkin cedera itu hanyalah patah tulang bahu atau cedera sederhana lainnya. Tapi saya tahu hal-hal macam ini takkan menghentikannya, ujar Schwantz.
Marc telah menemukan cara untuk memaksimalkan kinerja Honda dan mengadaptasikan gayanya pada motor itu. Rasanya menyenangkan melihatnya melakukan hal menakjubkan di setiap lap. Sulit percaya melihat apa yang ia lakukan. Hanya melihatnya, Anda bisa langsung tahu betapa hebatnya dia, pungkas El Pajarito.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
-
Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
Otomotif 21 Januari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










