Marc Marquez: Honda Tak Dirakit untuk Saya, Saya Hanya Adaptasi
Anindhya Danartikanya | 28 Agustus 2020 12:37
Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, menampik spekulasi bahwa motor RC213V memang sengaja dirakit oleh Honda Racing Corporation (HRC) hanya berdasarkan masukan-masukannya. Hal ini ia sampaikan via DAZN seperti yang dikutip Diario AS, Minggu (23/8/2020).
Sejak 2013, Marquez telah mengoleksi enam gelar dunia, seluruhnya diraih bersama Honda. Tak hanya itu, ia juga sangat dominan di setiap musimnya, mengoleksi banyak kemenangan dan banyak pole. Uniknya, tak ada rider Honda lain yang mampu menyamai performanya.
Atas alasan ini, banyak pihak menyebut bahwa HRC hanya mau mendengarkan masukan Marquez, hingga RCV hanya bisa dijinakkan olehnya. Selama tiga tahun terakhir, rider Honda lain yang mampu menang hanyalah Cal Crutchlow, namun jumlah kemenangannya tentu tak sebanyak Marquez.
Juga Ingin Punya Motor Jinak

Marquez pun menyatakan bahwa dirinya juga harus susah payak demi menjinakkan RCV. Ia sepakat dengan opini banyak orang yang menyebut motor itu paling sulit dikendarai di MotoGP. Namun, ia tak punya pilihan selain beradaptasi dengan karakter mesinnya yang agresif.
Marquez juga diketahui kerap menuntut RCV untuk diubah agar lebih mudah dikendarai. Atas alasan inilah HRC menambahkan tenaga pada mesinnya sejak awal 2019, yang membuat Marquez tak perlu lagi susah payah mengungguli lawannya di banyak bagian trek.
"Orang bilang motor Honda dirakit untuk Marc. Tapi kami semua (rider Honda) menjajal perangkat yang sama, memberikan komentar, dan saya orang pertama yang ingin punya motor yang lebih ramah untuk semua gaya balap dan lebih mudah dikendarai. Tapi Honda adalah Honda dan begitulah mereka," ujarnya.
Senang Takaaki Nakagami Kompetitif

Menurut Marquez, opininya ini juga terbukti lewat Takaaki Nakagami, yang selama Marquez absen menjadi lebih tekun mempelajari semua data. Alhasil, kini ia telah menemukan cara yang lebih tepat untuk mengendarai RCV dan tampil kompetitif sejak awal musim.
Menurut Marquez, menjinakkan Honda adalah soal adaptasi dan mengubah gaya balap, hal yang saat ini belum ditemukan oleh sang tandem, Alex Marquez, dan juga rider LCR Honda lainnya, Cal Crutchlow.
"Kini, Taka mampu mengeluarkan potensi motor itu, dan benar-benar mempelajari data saya. Dia memang selalu baca data saya, tapi kali ini ia benar-benar berhasil. Sayangnya, rider lain tetap kesulitan. Tak hanya adik saya, yang sedang belajar, melainkan juga Cal, yang padahal mengenal baik motor kami," tutup Marquez.
Video: Maverick Vinales Jatuhkan Diri dalam Kecepatan Tinggi di MotoGP Styria
Baca Juga:
- Joan Mir Tuding Maverick Vinales Bahayakan Rival di MotoGP Styria
- Miguel Oliveira: Kebangkitan Ini Juga Berkat Kerja Keras KTM
- Merasa Janggal, Alex Marquez Kangen Marc Marquez Balapan di MotoGP
- Jack Miller: Saya Punya Segalanya demi Juarai MotoGP 2020
- Ketika Jack Miller Ledek Maverick Vinales Karena Pernah Disponsori Paris Hilton
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil FP1 Moto3 Spanyol 2026: Maximo Quiles Tercepat di Rumah Sendiri
Otomotif 24 April 2026, 14:43
LATEST UPDATE
-
Memancing di Air Keruh, MU Coba Bajak Bintang Tottenham Ini
Liga Inggris 24 April 2026, 16:19
-
Curahan Hati Rodri, Khawatir Gak Bisa Main Sampai Usia 32 Tahun
Liga Inggris 24 April 2026, 16:15
-
Daftar Juara Thomas Cup dan Uber Cup, Berapa Gelar yang Dikoleksi Indonesia?
Bulu Tangkis 24 April 2026, 16:10
-
Hasil FP1 Moto2 Spanyol 2026: Barry Baltus dan Celestino Vietti Berkuasa
Otomotif 24 April 2026, 15:39
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 25-28 April 2026
Liga Inggris 24 April 2026, 15:32
-
Presiden Real Madrid Bertekad Pecat Alvaro Arbeloa
Liga Spanyol 24 April 2026, 15:24
-
3 Opsi Barcelona untuk Menutup Kekosongan Lamine Yamal
Liga Spanyol 24 April 2026, 15:13
LATEST EDITORIAL
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46













