Marc Marquez Kaget Langsung Dominasi MotoGP 2025, Sempat Waspadai Pecco Bagnaia Bakal Jadi Rival Terberat
Anindhya Danartikanya | 14 Juli 2025 13:09
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, mengaku tidak menyangka akan menjalani 11 seri pertama MotoGP 2025 dengan gaya dominan. Ia memang tak mengira akan mendapatkan persaingan dari Alex Marquez, tetapi sempat mengira Pecco Bagnaia akan membuat langkahnya jauh lebih sulit.
Setelah MotoGP Jerman 2025 pada 12-13 Juli 2025, Marquez telah mengantongi 11 podium Sprint yang 10 di antaranya merupakan kemenangan. Ia juga meraih sembilan podium Grand Prix, yang tujuh di antaranya merupakan kemenangan. Alhasil, ia menjadi kandidat terkuat juara dunia musim ini.
Berkat kemenangan ganda di Sachsenring, Marquez kian kokoh di puncak klasemen dengan 344 poin, unggul 83 poin dari Alex Marquez dan unggul 147 poin dari Bagnaia. Meski masih ada 11 seri tersisa, Alex Marquez dan Bagnaia diperkirakan bakal kesulitan untuk mengejar ketertinggalan dari Marquez.
Sempat Mengira Pecco Bagnaia Bakal Bikin Situasi Jadi Sulit

Usai balapan utama pada Minggu (13/7/2025), Marquez pun mengaku kepada GPOne tak mengira bakal tampil sedominan ini di MotoGP 2025. Apalagi Ducati Lenovo Team merupakan tim baru baginya. Ia mengaku mewaspadai Alex Marquez, tetapi justru mengira Bagnaia lah yang akan jadi rival terberatnya.
"Tadinya saya berpikir level persaingannya bakal setara. Di satu sisi, situasinya memang begitu karena Alex tidak melakukan kesalahan. Namun, saya sempat berpikir Pecco bakal ada di belakang saya untuk membuat situasi saya lebih sulit. Nyatanya, yang ada adalah adik saya, dan ini bikin saya lebih fokus karena saya tidak boleh melakukan kesalahan," ujarnya.
Pilih Bersikap Pesimistis Soal Kans Juara Dunia
Marquez pun diprediksi bisa mengunci gelar dunia lebih awal, sekitar Seri Australia pada 17-19 Oktober 2025. Namun, Marquez memilih merendah dan ogah besar kepala soal peluangnya ini. Menurutnya, apa pun bisa terjadi karena musim ini masih panjang.
"Kami baru mencapai pertengahan musim. Saya selalu optimistis, tetapi dalam kasus ini, saya memilih untuk lebih pesimistis saja. Kami baru menjalani 11 seri, jadi saya melihat gelas setengah kosong, karena dengan begitu saya bisa tetap fokus. Apa pun bisa terjadi," tutup delapan kali juara dunia ini.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- Lampaui Rekor Kemenangan Giacomo Agostini, Marc Marquez: Inilah Hasil Bersenang-senang
- Hanya 10 Pembalap Finis di MotoGP Jerman 2025, Ini Daftar Balapan dengan Finisher Paling Sedikit dalam Sejarah
- Potret Aksi Veda Ega Pratama dan Kiandra Ramadhipa Bikin Bangga Indonesia di Red Bull Rookies Cup Jerman 2025
- Marc Marquez 9 Kali Menangi Sachsenring, Ini Daftar Pembalap MotoGP dengan Kemenangan Terbanyak di Sirkuit yang Sama
- Menangi Sachsenring Lagi, Marc Marquez Jadi Pembalap dengan Kemenangan Terbanyak Kedua di Sejarah MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Cerita Klasik Liverpool: Salah dan Van Dijk Jadi Penyelamat Lagi
Liga Inggris 20 April 2026, 20:45
-
Kapten Arsenal Belum Menyerah, Persaingan Masih Terbuka!
Liga Inggris 20 April 2026, 20:15
-
Prediksi Inter vs Como 22 April 2026
Liga Italia 20 April 2026, 20:09
-
Mikel Arteta Terlalu Emosional? Arsenal Diuji di Momen Penentuan
Liga Inggris 20 April 2026, 19:44
-
Prediksi Real Madrid vs Alaves 22 April 2026
Liga Spanyol 20 April 2026, 19:32
-
6 Pemain Arsenal yang 'Menghilang' Saat Dikalahkan Man City
Liga Inggris 20 April 2026, 19:14
-
Mohamed Salah Ingin Tutup Karier dengan Indah
Liga Inggris 20 April 2026, 18:48
-
Guardiola Lempar Pertanyaan: Siapa di Puncak Klasemen Liga Inggris?
Liga Inggris 20 April 2026, 18:18
-
Prediksi Brighton vs Chelsea 22 April 2026
Liga Inggris 20 April 2026, 18:14
-
Liga Inggris 20 April 2026, 17:47

LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00











