Marc Marquez Loyo di MotoGP Amerika 2026, Davide Tardozzi Sebut Kondisi Fisik Belum Ideal

Anindhya Danartikanya | 31 Maret 2026 09:23
Marc Marquez Loyo di MotoGP Amerika 2026, Davide Tardozzi Sebut Kondisi Fisik Belum Ideal
Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Ducati Corse

Bola.net - Manajer Ducati Lenovo Team, David Tardozzi, menyebut kondisi bahu kanan yang belum ideal jadi salah satu faktor Marc Marquez tampil loyo di MotoGP Americas 2026, yang biasanya justru jadi wilayah kekuasaannya.

Marquez tak pernah benar-benar garang sepanjang pekan balap di Circuit of The Americas (COTA). Ia bahkan jatuh dan menabrak Fabio di Giannantonio dalam Sprint pada Sabtu (28/3/2026), yang berbuah long lap penalty di balapan Grand Prix keesokan harinya.

Advertisement

Selepas start, ia menduduki posisi keempat, tapi sulit mengimbangi kecepatan rival dan melorot ke posisi keenam, sebelum menjalani long lap pada Lap 4, di mana ia kembali ke trek di posisi 11.

1 dari 2 halaman

Cedera Bahu dari Mandalika Belum Pulih

Cedera Bahu dari Mandalika Belum Pulih

Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Ducati Corse

Marquez susah payah memperbaiki posisi, berjibaku dengan Raul Fernandez, Enea Bastianini, Pecco Bagnaia, dan Alex Marquez, sebelum akhirnya finis kelima. Hasil ini tentu tak biasa, mengingat ia tujuh kali menang di COTA.

"Jika Anda tanya soal persentase, saya tak bisa bilang. Namun, saya yakin dia belum dalam kondisi prima. Apa yang terjadi di Indonesia masih berdampak. Dia belum kembali normal," kata Tardozzi via Sky Sport Italia.

Marquez juga disulitkan oleh fakta bahwa performa superior Ducati dalam enam tahun terakhir mulai diancam oleh Aprilia. Lewat Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, Aprilia kembali finis 1-2 dalam balapan ini.

2 dari 2 halaman

Pengakuan dan Pujian dari Ducati untuk Aprilia

Lewat GPOne, Tardozzi mengakui ketangguhan Aprilia dan memuji betapa cepatnya pabrikan asal Noale, Italia, itu mencari kemajuan pada performa motor RS-GP. Apalagi, mereka memiliki susunan pembalap yang kuat.

"Aprilia telah meningkat pesat. Melihat data antara tahun lalu dan tahun ini, mereka telah meningkat 0,7-0,8 detik. Kami hanya maju 0,1-0,2 detik," ungkap pria Italia yang juga eks pembalap WorldSBK itu.

"Ini peningkatan yang mengesankan. Mereka memiliki pembalap yang kuat, seperti kami, tetapi kami perlu mempercepat langkah," pungkas Tardozzi.

Sumber: Sky Sport Italia, GPOne

LATEST UPDATE