Marc Marquez Ogah Ingat Dominasinya pada 2019, Sebut Rivalnya di MotoGP 2025 Lebih Tangguh
Anindhya Danartikanya | 23 April 2025 10:49
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, mengaku ogah mengaku tak mau performanya di MotoGP 2025 dibanding-bandingkan dengan dominasinya pada 2019 lalu. Menurutnya, bakal sangat sulit mengulang prestasi itu karena para rivalnya kini lebih tangguh.
Musim 2014 dan 2019 memang disebut-sebut sebagai dua musim terbaik Marquez di MotoGP. Pada 2014, ia mengoleksi 14 podium, yang 13 di antaranya merupakan kemenangan. Pada 2019, ia menyapu 18 podium dari 19 seri yang digelar, sekaligus menyabet 12 kemenangan.
Musim ini, setelah empat seri, Marquez memimpin klasemen usai menyapu bersih 4 pole dan 4 kemenangan Sprint, serta meraih 3 kemenangan Grand Prix. Namun, ia menolak dianggap 'superior' di MotoGP kali ini. Hal ini ia katakan kepada Diario AS di Madrid, Spanyol, Selasa (22/4/2025).
Sanjungan Bisa Picu Kesalahan yang Tak Diinginkan

"Superioritas... Saya sudah membacanya dan kata itu juga sudah disebutkan kepada saya, tetapi itu kata yang saya hindari. Kata itu bisa membuat Anda lengah dan tak berada pada intensitas yang sama, yang lalu bisa menyebabkan kesalahan yang seharusnya tak terjadi, seperti di Austin," ujar Marquez.
Rider Spanyol ini tak memungkiri merasa sangat nyaman mengendarai Ducati Desmosedici GP25, dan sensasi nyaman ini mengingatkannya pada 2019 ketika masih membela Repsol Honda. Namun, ia memperingatkan pendukungnya bahwa kini ia memiliki jauh lebih banyak rival yang sulit dikalahkan.
"Kondisi saya sangat baik. Terakhir saya merasa begini di atas motor adalah pada 2019, saat segalanya berjalan sesuai harapan. Kini, segalanya juga berjalan sesuai harapan, saya bisa adaptasi dengan berbagai kondisi, tetapi para rival juga kuat, mereka terus berkembang dan sangat dekat," lanjutnya.
Cedera Parah Bikin Marc Marquez Hargai Semua Momen Baik
Di lain sisi, Marquez juga menyatakan versi dirinya yang sekarang sudah jauh berbeda dibanding versi dirinya pada 2019, ketika ia masih berusia 26 tahun. Kini berusia 32 tahun, ia merasa lebih tenang, dan menghargai semua momen baik dan buruk yang ia lalui.
"Alih-alih usia saya, cedera-cedera yang saya alami lah yang membuat saya lebih menghargai momen-momen yang sudah saya lalui. Saya ingin menikmati momen-momen yang saya jalani bersama adik saya (Alex Marquez)," tutur sang delapan kali juara dunia.
"Setiap hari Sabtu, ketika kami berada di markas, saya bilang, 'Ini tidak normal'. Saya tahu akan ada masa-masa berat, seperti di Austin, tetapi saya lebih menikmatinya ketimbang saat saya masih berusia 20-an, karena saya sudah belajar bahwa kemenangan bukanlah hal wajar," tutup Marquez.
Sumber: Diario AS
Baca Juga:
Marc Marquez Berpotensi Koleksi Podium Terbanyak Kedua di MotoGP, Misi Sulit Sikat Rekor Valentino Rossi
Sedikit Lagi! Marc Marquez Bisa Tembus 100 Pole Position di MotoGP 2025
Pedro Acosta Ngaku Bakal Merasa Terhormat Jika Jalannya ke Ducati Diblokir Marc Marquez
Pedro Acosta Klarifikasi Gurauan 'Who?' Soal Marc Marquez: Orang Harus Tahu Bedanya Serius dan Komedi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ruben Amorim Masukkan Christopher Nkunku dan Fikayo Tomori ke Daftar Jual AC Milan
Liga Italia 14 Agustus 2026, 06:07
-
Cuma Semusim, Tijjani Reijnders Tinggalkan Manchester City ke Arab Saudi
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 05:30
-
Deal! Ferran Torres Tinggalkan Barcelona untuk PSG
Liga Spanyol 14 Agustus 2026, 05:09
-
Bradley Barcola ke Liverpool Makin Terbuka, PSG Belum Tutup Pintu
Liga Eropa Lain 13 Agustus 2026, 13:00
-
Djed Spence Segera Gabung Inter Milan, Ini Kelebihan dan Kekurangannya
Liga Italia 13 Agustus 2026, 12:08
LATEST UPDATE
-
Tiktoker Bali Pembajak BYON di Vidio Jadi Tersangka, Vidio Tegaskan Zero Tolerance
Lain Lain 14 Agustus 2026, 15:04
-
Prediksi Lens vs PSG 17 Agustus 2026
Liga Eropa Lain 14 Agustus 2026, 14:54
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 14:15
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 14 Agustus 2026, 13:45
-
Prediksi Arsenal vs Man City 16 Agustus 2026
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 13:44
-
Alexis Mac Allister Tak Akan Tinggalkan Liverpool, Manchester City Gigit Jari?
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 13:15
-
Paul Pogba dan Perjalanan Karier yang Berubah dari Gemilang Jadi Penuh Masalah
Liga Eropa Lain 14 Agustus 2026, 12:59
-
Barcelona Punya Alasan Kuat Bayar Mahal untuk Rodri
Liga Spanyol 14 Agustus 2026, 12:54
-
Barcelona Kehilangan Ferran Torres, Apa Langkah Berikutnya di Bursa Transfer?
Liga Spanyol 14 Agustus 2026, 12:50
-
Leandro Paredes Tolak AC Milan, Pilih Bertahan di Boca Juniors
Liga Italia 14 Agustus 2026, 12:45
-
Dusan Vlahovic Resmi Gabung Besiktas, Begini Pesan Perpisahannya untuk Juventus
Liga Eropa Lain 14 Agustus 2026, 12:15
-
Tottenham Tertarik Cody Gakpo, Liverpool Hadapi Masalah Kedalaman Skuad
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 11:45
-
Djed Spence Tiba di Italia, Segera Rampungkan Transfer ke Inter Milan
Liga Italia 14 Agustus 2026, 11:23
-
Pengaruh Miralem Pjanic di Balik Kepindahan Kerim Alajbegovic ke Juventus
Liga Italia 14 Agustus 2026, 11:17
-
Michael Carrick Ungkap Dampak Positif Piala Dunia bagi Kobbie Mainoo
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 11:15
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
