Marc Marquez: Perselisihan dengan Valentino Rossi Bagai Perceraian, Nggak Bakal Rujuk
Anindhya Danartikanya | 16 Desember 2022 15:27
Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, buka-bukaan soal perselisihannya dengan Valentino Rossi. Menurutnya, rivalitas mereka adalah yang terburuk yang pernah ia punya, dan menyebut bahwa perseteruan mereka bagaikan sebuah perceraian suami-istri. Ia juga mengaku ogah berbaikan dengan The Doctor.
Rossi dan Marquez tadinya dikenal berteman sangat baik, terutama sejak Marquez menyusul Rossi berlaga di MotoGP pada 2013. Namun, tak disangka-sangka pertemanan mereka hancur menjelang akhir 2015, ketika Rossi menuduh Marquez bersekongkol dengan Jorge Lorenzo untuk menjegal langkahnya menjadi juara dunia.
Peristiwa itu diperburuk insiden senggolan kedua rider di Malaysia, yang membuat Marquez jatuh dan gagal finis. Akibatnya, Rossi dihukum start terbuncit di Valencia, sehingga gelar dunia jatuh ke tangan Lorenzo. Dalam acara 'El Novato' bersama pesepak bola Real Betis, Joaquin Sanchez, di Antena 3, Marquez blak-blakan soal ini.
Tak Ada Versi Baik dan Buruk
"Saya punya hubungan terburuk dengan Vale. Rasanya seperti perceraian. Kalau Anda dengar salah satu versi cerita, Anda akan memercayainya. Kalau kemudian dengar versi lainnya, Anda akan percaya apa yang mau Anda percaya. Tak ada yang baik dan yang buruk. Begitulah yang terjadi. Ada ketegangan di antara kami dan semuanya meledak," ujar Marquez.
Delapan kali juara dunia ini yakin, kegagalan meraih gelar pada 2015 adalah ulah Rossi sendiri. Menurutnya, Rossi terlalu memaksakan diri menciptakan rivalitas sengit agar mentalitas Lorenzo melemah. Ia yakin, Rossi seharusnya tak melakukan hal macam itu jika memang percaya diri atas kemampuannya menyabet gelar.
"Kalau Anda memang yang terkuat, seperti Lionel Messi, Anda takkan cari kontak hanya untuk memanaskan permainan, karena Anda memang yang terbaik dan Anda pasti bisa berhasil jika mau. Di lain sisi, jika Anda merasa sedikit lebih inferior, lalu mencoba mencetak gol, hal macam ini akan terjadi," ungkap Marquez.
Tetap Menghormati, Tapi Ogah Baikan
Rider Spanyol ini juga menyebut kekalahan Rossi diakibatkan Lorenzo yang lebih cepat. "Saat kontroversi di kejuaraan kami meledak, Jorge lebih cepat dari Vale. Vale pun ingin memanaskan atmosfer, tetapi ia tak punya kecepatan yang sama dengannya. Pada akhirnya kecepatanlah yang bikin menang," tuturnya.
Sanchez kemudian mengajukan pertanyaan soal kemungkinan Marquez dan Rossi mencoba berbaikan pada masa mendatang. Namun, Marquez yakin hal ini takkan bisa terwujud, meski ia tetap menaruh rasa hormat atas prestasi Rossi. "Saya tak yakin kami bisa melakukannya," ucap pembalap berusia 29 tahun ini.
"Saya punya rasa hormat yang sangat tinggi atas apa yang ia lakukan untuk dunia balap motor. Saya rasa ia satu-satunya orang yang mampu menarik publik. Saya juga mengakui ia salah satu yang terhebat. Namun, setelah apa yang terjadi di antara kami, kami punya kehidupan masing-masing," pungkasnya.
Sumber: Antena 3, Todo Circuito, GPOne
Baca juga:
Pede Dituruti Ducati, Pecco Bagnaia Minta Balapan di Suzuka 8 Hours
Karena Mungil: Dani Pedrosa Beber Penyebab Utama Kegagalan Juarai MotoGP
Dani Pedrosa 'Damai' Tak Pernah Juarai MotoGP: Saya Sudah Kerahkan yang Terbaik
Gabung Mercedes di Formula 1 2023, Mick Schumacher Jadi Pembalap Cadangan
Tim Peserta MotoE 2023 Berkurang di Era Ducati, Avintia dan Ajo Pilih Mundur
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

