'Marc Marquez Sadar Betul Soal Kekuatan Fabio Quartararo'
Anindhya Danartikanya | 7 Oktober 2019 09:20
Bola.net - Manajer pribadi Marc Marquez yang juga juara dunia GP125 1999, Emilio Alzamora, mengaku sempat gugup melihat pertarungan antara kliennya dengan rider Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, dalam MotoGP Thailand yang digelar di Sirkuit Buriram pada Minggu (6/10/2019). Hal ini ia sampaikan kepada GPOne.
Marquez sukses mengunci gelar dunianya yang kedelapan berkat kemenangan di Buriram, usai bertarung dengan Quartararo sampai di tikungan terakhir pada lap penutup. Alzamora menyebut ritme Marquez sudah menjanjikan sejak sesi latihan, namun memang harus kerja ekstra keras demi membekuk El Diablo.
"Marc punya ritme yang baik sejak latihan. Ia sadar betul soal potensi Fabio dan Yamaha, tapi pada akhirnya ia menang seperti yang biasa dilakukan seorang juara. Kita tahu Marc suka ambil risiko, tapi ia mengerahkan segalanya demi membawa pulang kemenangan, meski saya jadi agak gugup," ujarnya.
Bukti Mentalitas Juara

Banyak pihak yakin Marquez ambil risiko kelewat tinggi dengan berambisi mengalahkan Quartararo, mengingat untuk mengunci gelar, ia hanya butuh keunggulan dua poin atas Andrea Dovizioso, yang dalam balapan kali ini hanya finis keempat. Meski begitu, Alzamora menyebut keputusan Marquez adalah bukti ia punya mentalitas juara.
"Ia memikirkan gelar dan balapan. Saat Anda dalam situasi macam itu dan punya mental pemenang, maka Anda akan melakukannya dengan cara terbaik. Marc tak perlu mengubah kualitasnya yang satu ini, dan ia memang harus mengikuti insting. Jika tidak, ia takkan jadi dirinya sendiri," ungkap pria Spanyol ini.
Waspadai Para Rider Muda
Alzamora pun mengaku sangat bangga pada Marquez, yang sudah ia dampingi sejak anak-anak. Menjadi juara dunia tahun ini tidaklah mudah, mengingat level persaingan sangat tinggi, dan ia mendapat perlawanan dari para rider yang lebih muda.
"Marc melihat Fabio seperti melihat Maverick Vinales dan Alex Rins. Tapi pada akhirnya level persaingan sangat tinggi, mengingat pada awal musim ini Ducati sangat kuat dengan Dovi. Kini ada Fabio dan Yamaha, apalagi Fabio didukung tim yang sangat kuat," pungkas Alzamora.
Dengan gelar tahun ini, Marquez pun menjadi pebalap termuda sepanjang sejarah yang mampu meraih 8 gelar dunia. Ia pun kini hanya tertinggal satu gelar lagi dari Carlo Ubbiali, Mike Hailwood, dan pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pembalap MotoGP 2026 Masih Buru Kemenangan Perdana, 2 di Antaranya Rookie
Otomotif 6 Maret 2026, 14:55
LATEST UPDATE
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Hasil Borneo FC vs Persebaya: Pesut Etam Hajar Bajul Ijo 5-1
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 22:35
-
Man of the Match Mansfield vs Arsenal: Noni Madueke
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:33
-
Hasil Mansfield vs Arsenal: The Gunners Menang dan Jaga Mimpi Quadruple
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:12
















