Marc Marquez Sempat 'Ngambek' Karena Dilarikan ke Rumah Sakit
Anindhya Danartikanya | 4 Oktober 2019 14:48
Bola.net - Direktur Tim Medis MotoGP, Dr. Angel Charte, mengaku rider Repsol Honda, Marc Marquez, sempat marah padanya karena dilarikan ke Rumah Sakit Buriram usai mengalami kecelakaan hebat dalam sesi latihan bebas pertama (FP1) MotoGP Thailand di Sirkuit Buriram pada Jumat (4/10/2019).
Marquez terjatuh di Tikungan 7, dan sementara motor RC213V-nya rusak berat, Marquez terlihat kesakitan dan bersimpuh di area gravel. Untuk bangkit, ia membutuhkan bantuan dari petugas trek. Setelahnya, ia pun dilarikan ke Medical Center sirkuit untuk menjalani pemeriksaan awal setelah merasakan sakit pada punggung bagian bawah, pinggul kanan, kaki kiri.
"Yang mengejutkan adalah, ia tipikal rider yang langsung bangkit usai kecelakaan, tapi kali ini ia tak bangkit. Penyebabnya ia sulit bernapas. Saat ia tiba di Medical Center, kami memonitornya dan ia pun sedikit pulih, stabil, dan pernapasannya kembali 100%, begitu juga detak jantungnya," ujar Dr. Charte via Marca.
Alasan Dibawa ke Rumah sakit

Setelahnya, tim dokter melakukan radiografi pada area dada, punggung, dan kaki Marquez. Tim medis di sirkuit tak bisa melihat kondisi area punggungnya dengan jelas, hingga akhirnya ia dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani scan MRI. Untungnya, terbukti tak ada tulang yang retak.
Dr. Charte juga menyatakan bahwa Marquez akan mendapat perawatan anti-bengkak yang sangat kuat dan rehabilitasinya akan diamati sepanjang pekan balap. Perawatan ini akan disesuaikan dengan rasa sakit Marquez ketika memburuk atau membaik.
Tak Bisa Dijelaskan Secara Logis

Dr. Charte juga mengaku tak habis pikir Marquez bisa 'selamat' dari cedera parah. "Apa yang dilakukan para rider ini sungguh tak bisa dijelaskan secara logis. Sebagai pebalap, fisik Marc dipersiapkan dengan sangat baik. Jika tak 100% fit, mentalnya yang 99,9% 'fit'," ujarnya.
Ketika ditanya soal mentalitas Marquez, Dr. Charte menyatakan peristiwa unik di Medical Center. "Status mental Marc? Secara emosional, ia marah pada saya karena saya tak membiarkannya keluar, karena saya membawanya ke Rumah Sakit Buriram. Tapi beginilah karakter seorang juara," pungkasnya.
Dengan keunggulan 98 poin atas Andrea Dovizioso di klasemen pebalap MotoGP, Marquez bisa mengunci gelar dunia di Buriram pada Minggu (6/10/2019). Ia bisa finis di posisi berapa saja, asal mengakhiri balapan dengan keunggulan 2 poin dari Dovizioso.
Sumber: Marca
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










