Marc Marquez Soal Cedera Lengan: Idealnya, Saya Absen 2 Tahun
Anindhya Danartikanya | 23 Agustus 2021 08:21
Bola.net - Marc Marquez mengaku sempat ketakutan lengan kanannya tak bisa berfungsi normal seperti dulu lagi, baik untuk kondisi balapan maupun kehidupan sehari-hari. Lewat The Guardian pada Jumat (20/8/2021), rider Repsol Honda ini menyebut bahwa absen dua tahun akan lebih ideal untuk pemulihannya, namun ia ogah menunggu lama.
Marquez mengalami patah tulang lengan atas kanan usai terjatuh di MotoGP Jerez pada Juli 2020. Hanya tiga pekan usai operasi, plat titaniumnya patah hingga wajib operasi lagi. Sejak itu, pemulihannya berjalan sangat lambat dan ia harus dan absen semusim. Sebelum dokter menemukan infeksi pada tulangnya, Marquez cemas tak bisa pulih.
"Saya sempat takut tak bisa punya lengan yang normal lagi. Ada satu momen pada bulan Oktober-November, saat saya bahkan tak bisa memegang botol air minum, tak bisa makan sendiri, tak bisa menggerakkan lengan dengan cara yang normal. Saya pun ketakutan," ungkap delapan kali juara dunia berusia 28 tahun ini.
Kemenangan Bagai Candu

Pada Desember, ia pun menjalani operasi ketiga. Kini, kondisi lengannya lebih baik dari tahun lalu, namun masih jauh dari sempurna. Lengannya bahkan mengalami komplikasi dengan bahu kanan yang dislokasi pada akhir 2019. Hingga kini ia masih sering kesakitan, terutama ketika mengunjungi trek dengan banyak tikungan kanan.
Marquez mengaku, selama cedera, kemenangan adalah hal yang paling ia rindukan. Ia mampu meraihnya di Seri Sachsenring pada Juni lalu, namun trek itu adalah trek andalannya, yang sudah ia menangi secara beruntun sejak 2010, dan 7 dari 10 tikungannya berbelok ke kiri. Di trek lain, ia masih sangat kesulitan, dan ini membuatnya sedih.
"Sepanjang waktu, saya rindu kemenangan. Tiap kali terjadi, rasanya seperti candu. Anda terus mencoba, dan akan menginginkan lebih, coba lagi, dan ingin lagi. Sangat sulit rasanya menerima bahwa para rider lain bisa melaju lebih cepat dari Anda. Tapi Anda harus menyadari di mana posisi Anda, dan ke mana Anda mau menuju," tuturnya.
Lebih Baik Mencoba Meski Sulit

Meski ini merupakan masa-masa kelam dalam kariernya, Marquez belum mau menyerah. Ia masih optimistis bisa pulih, apalagi disertai dukungan medis dan moral terbaik dari orang-orang terdekatnya. "Motivasi saya lebih tinggi dari sebelumnya, karena ini pertama kali saya mengalami momen yang sangat berat dalam karier saya," ujarnya.
"Dalam momen-momen berat, Anda harus menunjukkan potensi. Dalam momen-momen baik, semua orang bahagia, tersenyum, dan mampu melaju cepat, sementara dalam momen-momen berat, Anda harus berjuang. Jalan termudah adalah berhenti dan kembali ketika saya merasa siap dalam satu atau dua tahun lagi," lanjutnya.
"Namun, itu bukan gaya saya. Gaya saya adalah mencoba, meski menderita, demi memperbaiki diri dan kembali ke depan, serta bersenang-senang di atas motor. Tapi saat ini saya sedang tidak bersenang-senang, saya sedang menderita," pungkas Marquez, yang saat ini duduk peringkat 11 pada klasemen pembalap dengan 59 poin.
Sumber: The Guardian
Baca Juga:
Klasemen Sementara WorldSBK 2021 Usai Seri Navarra
Hasil Race 2 WorldSBK Navarra: Balapan Sempat Ditunda, Toprak Razgatlioglu Menang
Nasib Maverick Vinales di Sisa 2021: Jadi Pembalap Reguler atau Wildcard Aprilia?
Ducati: Jorge Martin Mampu Lakukan Hal-Hal Mustahil di MotoGP
Hasil Superpole Race WorldSBK Navarra: Scott Redding Menang Lagi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil MotoGP Silverstone 2026: Raul Fernandez Dominan, Marc Marquez Posisi Ke-7
Otomotif 9 Agustus 2026, 19:57
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Minggu 9 Agustus 2026
Otomotif 9 Agustus 2026, 07:50
LATEST UPDATE
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




