Marc Marquez Soal Perselisihan dengan Valentino Rossi: Kami Nggak Saling Butuh, Tapi MotoGP Butuh Kami
Anindhya Danartikanya | 14 November 2025 14:55
Bola.net - Marc Marquez tak memusingkan rekor atau opini Valentino Rossi tentang dirinya, meski kini hanya berjarak satu langkah dari gelar dunia ke-10. Rider Ducati Lenovo Team itu memilih fokus pada orang-orang yang ia anggap memiliki kontribusi nyata dalam kariernya di MotoGP.
Kedua rider ini tadinya bersahabat, sebelum berselisih pada 2015 usai Rossi menuduh Marquez membantu Jorge Lorenzo jadi juara. Tahun ini adalah peringatan 10 tahun perselisihan mereka, yang uniknya juga jadi momen Marquez menyamai rekor sembilan gelar milik Rossi.
Pada 2026, Marquez berpeluang mencapai gelar ke-10. Jika berhasil, maka ia akan mematahkan rekor Rossi dan Mike Hailwood, serta menjadi pembalap dengan gelar dunia terbanyak ketiga sepanjang sejarah Grand Prix, di belakang Giacomo Agostini (15) dan Angel Nieto (13).
Tak Peduli Rekor Valentino Rossi, Marc Marquez Fokus pada Diri Sendiri

Marquez mengakui sepak terjangnya membuatnya selalu dibanding-bandingkan dengan Rossi. Namun, ia mengaku tak pernah memikirkan rekor-rekor 'The Doctor'. Baginya, meraih gelar ke-10 bukan soal rivalitasnya dengan Rossi, melainkan soal kerja keras dirinya sendiri dan timnya.
Marquez juga yakin Rossi juga akan 'bodo amat' jika ia benar-benar meraih gelar ke-10. "Apakah saya terobsesi Rossi? Semua orang melihat sesuatu dengan cara yang berbeda. Saya tidak hidup dengan menoleh ke belakang," ujar Marquez dalam gelar wicara 'El Larguero'.
"Jika saya memenangkan gelar dunia ke-10, saya rasa ia tidak akan khawatir. Dan, sejujurnya, saya tidak peduli. Saya fokus pada mereka yang memberi saya hal-hal berharga," lanjut pembalap asal Spanyol berusia 32 tahun ini seperti yang dikutip oleh Crash.net.
Dunia Balap Motor Butuh Valentino Rossi dan Marc Marquez
Musim ini, Marquez dan Rossi juga sempat jadi topik hangat pembicaraan di media sosial setelah mereka berpapasan tanpa saling sapa di pitlane Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol. Marquez pun mengaku hal itu bukanlah masalah besar dan sudah jadi hal biasa.
"Apa yang akan terjadi jika kami bertemu? Tidak, kami tidak akan saling mengucapkan 'halo'. Dia tidak membutuhkan saya, dan saya tidak membutuhkannya. Namun, dunia balap motor membutuhkan kami berdua," pungkas Marquez.
Uniknya, musim ini Marquez bertandem dengan anak didik Rossi, Pecco Bagnaia. Bersama-sama, mereka membantu Ducati menyabet gelar dunia konstruktor dan Ducati Lenovo Team menyabet gelar dunia tim, sehingga Ducati sukses meraih gelar Triple Crown MotoGP 2025.
Sumber: El Larguero, Crashnet
Baca Juga:
- Absen dari Tes Pascamusim, Marc Marquez Ikhlas Serahkan Pengembangan GP26 ke Rider Ducati Lainnya
- Cuma Bisa Nonton dari Rumah, Marc Marquez Sedih Pecco Bagnaia Loyo Jelang Akhir Musim MotoGP 2025
- Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo Masih Jadi Raja MotoGP Valencia, Siapa Pemenang Edisi 2025?
- Tetap Balapan di WorldSSP, Aldi Satya Mahendra Sebut 2026 Jadi Kans Buktikan Kapasitas sebagai Rider Kelas Dunia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Login! MU Bakal Tikung Arsenal untuk Transfer Bintang Bayern Munchen Ini
Liga Inggris 2 April 2026, 15:27
-
Barcelona Berhemat: Tidak Akan Belanja Besar, Pilih Percaya La Masia
Liga Spanyol 2 April 2026, 15:15
-
Tonali dan Anderson Kemahalan, MU Lirik Gelandang Asal Brasil Ini?
Liga Inggris 2 April 2026, 14:24
-
Seruan Reformasi Badan Federasi Sepak Bola Italia Kian Nyaring
Piala Dunia 2 April 2026, 14:14
LATEST EDITORIAL
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45















