Marco Bezzecchi Merasa Hoki Setim dengan Jorge Martin di MotoGP 2025: Kans Belajar dari Rider Terbaik di Dunia
Anindhya Danartikanya | 3 Januari 2025 15:51
Bola.net - Pembalap anyar Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, mengaku merasa beruntung bisa bertandem dengan Jorge Martin di MotoGP 2025. Menurutnya, bertandem dengan seorang juga bakal sangat menguntungkan, terutama dalam mempelajari dan membandingkan data demi tampil kompetitif.
Martin datang ke Aprilia sebagai pengganti Aleix Espargaro usai batal digaet Ducati Lenovo Team meski sukses menjadi juara dunia MotoGP 2024 bersama Prima Pramac Racing. Di lain sisi, Bezzecchi datang ke Aprilia usai Maverick Vinales memilih hengkang ke Red Bull KTM Tech 3.
Kepada Crash.net, Rabu (1/1/2025), Bezzecchi mengaku kagum melihat kiprah Martin sepanjang 2024, karena ia mampu tampil konsisten. Menurutnya, ini adalah kunci kesuksesannya mengalahkan sahabat Bezzecchi sendiri, Pecco Bagnaia, yang jauh lebih sering memenangi balapan.
Sebut Jorge Martin Lebih Layak Jadi Juara Dunia

"Jorge menjalani musim yang baik tahun lalu (2023). Tahun ini (2024), dia lebih baik, selalu konsisten, selalu cepat, selalu kompetitif di setiap pekan sepanjang tahun. Dia tidak menang sesering Pecco, tapi pada akhirnya dialah yang terkuat karena pembalap yang tercepat tidak selalu jadi juara," ujar 'Bez'.
Anak didik Valentino Rossi ini menyatakan bahwa dirinya memang kecewa melihat Bagnaia gagal jadi juara dunia, tetapi ia merasa bahwa Martin memang layak keluar sebagai pemenang karena tampil lebih konsisten sehingga poin yang ia raup juga lebih banyak dari yang dikoleksi Bagnaia.
"Saya sangat prihatin untuk Pecco, tetapi juga tidak kontra dengan Jorge, saya adalah temannya. Namun, tentu saya lebih dekat dengan Pecco dan saya lebih mendukung Pecco. Meski begitu, Jorge sangatlah baik dan layak jadi juara. Pecco juga layak, tetapi Jorge lebih layak," lanjut Bezzecchi.
Keuntungan Besar Jadi Tandem Jorge Martin
Bezzecchi pun mengaku ingin melihat Bagnaia kembali bertarung memperebutkan gelar dunia pada 2025. Namun, secara pribadi, ia sangat bersemangat bisa bertandem dengan Martin di Aprilia. Dengan begitu, Bezzecchi bisa mempelajari data dan gaya balap Martin jauh lebih leluasa.
"Saya yakin Pecco akan bangkit. Ia akan mengingat ini sepanjang hidupnya, dan mungkin ia akan bangkit lebih kuat. Namun, mendapati Jorge sebagai tandem adalah keberuntungan besar, karena dialah yang terkuat. Jadi, ini kesempatan untuk belajar, kesempatan untuk mendapatkan informasi dari rider terbaik di dunia," tutupnya.
Bezzecchi dan Martin akan kembali turun lintasan bersama motor RS-GP dalam tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 5-7 Februari 2025, dan Sirkuit Buriram, Thailand, pada 12-13 Februari 2025 mendatang.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
10 Juara Dunia MotoGP Termuda Sepanjang Sejarah, Jorge Martin dan Pecco Bagnaia Tidak Termasuk
Jorge Martin Sempat Takut Harus Pensiun Tanpa Pernah Juarai MotoGP
Jorge Martin Ragu Bisa Gantikan Aleix Espargaro sebagai 'Il Capitano' Aprilia di MotoGP 2025
Profil Richard Junior Hutabarat, Pembalap Motor Muda Indonesia yang Tutup Usia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

