Marco Bezzecchi Minta Maaf Tolak Tawaran Aprilia ke MotoGP 2021
Anindhya Danartikanya | 20 November 2020 14:30
Bola.net - Pembalap Sky Racing VR46 Moto2, Marco Bezzecchi, mengaku telah secara tegas menolak tawaran dari Aprilia Racing untuk turun di MotoGP 2021, menggantikan Andrea Iannone yang dihukum larangan balap selama empat tahun akibat kasus doping. Hal ini ia sampaikan via Crash.net, Kamis (19/11/2020) di Sirkuit Algarve, Portimao, Portugal.
Bezzecchi yang dalam beberapa balapan terakhir ini tampil menggila dan menunjukkan performa kuat hingga jadi salah satu dari empat kandidat juara dunia Moto2, menjadi salah satu rider yang dilirik oleh Aprilia usai putusan sidang kasus doping Iannone dirilis secara publik pada Selasa (10/11/2020) lalu.
Awalnya, Bezzecchi membantah soal adanya pembicaraan dengan Aprilia, mengingat ia sudah teken kontrak baru dengan VR46 awal bulan ini untuk turun setahun lagi di Moto2. Namun, kini akhirnya rider berusia 22 tahun itu mengaku ia memang sempat didekati oleh Aprilia, walau akhirnya menolak usai berpikir panjang.
Masih Ingin Asah Kemampuan di Moto2
"Aprilia datang kepada saya, dan sangat percaya pada saya. Ini menyenangkan karena saya tak mengira bakal dapat tawaran ke MotoGP dari siapa pun. Kami sangat dekat dengan kata sepakat, tapi saya banyak berpikir beberapa hari terakhir, karena kami harus kerja keras jika berlaga di MotoGP. Ini bukan pilihan mudah," kisah 'Bez'.
Anggota VR46 Riders Academy ini pun mengaku bahwa negosiasi bahkan masih berjalan di Valencia akhir pekan lalu. Namun, akhirnya Bezzecchi menolak tawaran tersebut, meyakini bahwa dirinya punya peluang lebih besar untuk mengembangkan diri di Moto2, bersama tim dan motor yang sama.
"Bahkan di Valencia saya masih pikir-pikir, karena saya tak tahu apa yang harus saya lakukan. Tapi akhirnya saya rasa lebih baik bertahan setahun lagi di Moto2, karena saya senang dan nyaman mengendarai motor ini. Selain itu, bertahan setahun lagi dengan tim dan motor yang sama adalah kesempatan untuk berkembang," ungkapnya.
Andai Tawaran Aprilia Datang Lebih Awal
Bezzecchi pun yakin, jika tahun depan ia bisa tampil baik, menyamai atau melampaui tahun ini, kemungkinan besar tawaran ke MotoGP akan datang lagi padanya untuk musim 2022. Di lain sisi, ia juga merasa sedih harus menolak tawaran Aprilia.
"Saya ingin bertahan setahun, mencoba menjalani musim dengan baik, dan kemudian jika dapat hasil baik, pasti tawaran ke MotoGP akan datang. Saya minta maaf pada Aprilia. Andai mereka datang kepada saya lebih awal, mungkin keputusan saya bisa berbeda. Tapi pada akhirnya jalan inilah yang saya pilih," tutupnya.
Aprilia pun kabarnya juga punya kandidat rider muda lain, seperti Fabio di Giannantonio dan Aron Canet. Di lain sisi, tiga pembalap WorldSBK yang pernah berkompetisi di MotoGP juga tengah dipertimbangkan. Mereka adalah Chaz Davies, Loris Baz, dan Eugene Laverty.
Sumber: Crashnet
Video: Juarai MotoGP 2020, Joan Mir Akhiri Puasa Gelar 20 Tahun Suzuki
Baca Juga:
- Valentino Rossi Sedih Ditinggal Dovizioso-Crutchlow 'Sendirian'
- Andrea Dovizioso: 3 Kali Jadi Runner-up MotoGP Bukan Berarti Kalah
- Jadwal Live Streaming: MotoGP Portimao, Portugal 2020
- Jack Miller Beri Tribut untuk Cal Crutchlow, Dapat 'Amanah' Jadi Penerus di MotoGP
- Cal Crutchlow: Sebuah Privilese Bisa Kerja Bareng Orang-Orang Hebat di MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








