Marco Bezzecchi Ngaku Nekat Tinggalkan Ducati dan VR46, Kini Berbuah Kemenangan Bareng Aprilia
Anindhya Danartikanya | 26 Mei 2025 14:57
Bola.net - Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, mengakui bahwa kemenangannya di MotoGP Inggris di Silverstone, Minggu (25/5/2025) tidaklah mudah. Pasalnya, hasil ini datang setelah ia harus jatuh bangun beradaptasi dengan motor RS-GP usai nekat meninggalkan Ducati dan Pertamina Enduro VR46.
Bezzecchi secara tak terduga menang usai start dari posisi 10. Ia meraih kemenangan ini setelah secara konstan memperbaiki posisi. Puncaknya terjadi pada Lap 12, ketika Fabio Quartararo mengalami kerusakan ride-height device saat memimpin dengan jarak 4,5 detik.
Ini kemenangan perdana Bezzecchi sejak Seri India pada 2023, serta kemenangan perdana Aprilia sejak Seri Austin 2024 bersama Maverick Vinales. 'Bez' pun mengakui bahwa keputusan meninggalkan Ducati dan VR46 demi Aprilia tidak mudah ia ambil, karena Ducati sangat kompetitif dan VR46 merupakan skuad yang sudah ia bela sejak di Moto2.
Cari Tantangan Baru Bareng Aprilia

Meski begitu, rider Italia ini yakin bahwa Aprilia Racing merupakan skuad yang tepat, karena ia selalu bermimpi membela tim pabrikan di MotoGP. Alhasil, ketika pabrikan asal Noale, Italia, tersebut menawarinya kontrak, ia tak pikir panjang dan segera menerimanya.
“Pertama-tama, ini adalah keputusan yang sulit, tapi saya rasa ini adalah waktu yang tepat bagi saya untuk mencari tantangan baru. Saya sangat ingin menjadi pembalap tim pabrikan. Jadi, ketika Aprilia memberi saya kesempatan, saya memutuskan untuk menyambut babak baru ini," ujarnya dalam jumpa pers usai balap.
"Pada akhirnya, saya tak mengatur ulang pola pikir atau target saya. Saya hanya tahu ini akan makan waktu dan butuh kerja keras. Saya hanya mencoba tidak menyerah, meski semua terlihat suram karena kami melalui hari-hari yang berat. Namun, lewat kerja dan kerja, kami bisa meraih hasil yang baik. Jadi, inilah hasil dari kerja keras tersebut," ungkap Bezzecchi.
Bersyukur Dikeliling Orang-Orang Baik
Bezzecchi tak memungkiri proses adaptasinya dengan RS-GP tidaklah mudah, ditambah absennya Jorge Martin membuatnya tak memiliki tandem sepadan sebagai perbandingan. Namun, ia senang bisa dikelilingi tim yang sangat suportif, begitu juga kru VR46 Riders Academy, dan sahabat-sahabatnya.
“Saya yakin orang-orang di belakang saya tahu bahwa saat masa-masa sulit datang, akan ada banyak sekali orang yang meragukan Anda. Hal terbaik yang bisa Anda lakukan adalah tetap dekat dengan orang-orang yang tahu kemampuan Anda," tuturnya.
"Anda mencoba tak melakukannya, tapi terkadang Anda juga mulai meragukan diri sendiri saat semuanya tak berjalan baik. Jadi, ini tak mudah, tapi untungnya saya dikelilingi banyak orang baik," pungkas Bezzecchi.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
Fabio Quartararo Tak Kuasa Tahan Tangis Usai Gagal Finis di MotoGP Inggris 2025, Tapi Senang Lihat Kemajuan Yamaha
Mengapa Semua Pembalap Boleh Ikut Restart Usai Insiden Kebocoran Oli di MotoGP Inggris 2025? Begini Regulasinya
Marco Bezzecchi Senang Hadiahi Aprilia Kemenangan di Tengah Cedera Parah dan Polemik Jorge Martin
Jorge Martin Ucapkan Selamat ke Aprilia dan Marco Bezzecchi atas Kemenangan MotoGP Inggris 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
LATEST UPDATE
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
